Keano sungguh lelah menunggu gadis yang notabennya adalah adiknya sendiri . Dengan tidak ada malunya gadis itu memakan 3 mangkuk bubur ayam Mang Darma tanpa memperdulikan sekitar.
"Key, ayo dong lu nggak malu apa dilihatin banyak orang? Lo udah abis 3 mangkok!" Ujarnya kesal sambil menutup muka dengan kedua tangannya karna malu sudah menjadi pusat perhatian para pembeli.
Keynara gadis yang sering disapa Nara oleh teman-temannya itu menatap nyalang sang kakak yang telah mengganggu acara makannya " CK! Udah diam deh gue lagi nyiapin mental buat ketemu dia lagi Bang!"
"Apa susahnya sih dek mencoba berdamai dengan masa lalu?" Ujarnya sambil menatap serius yang adik yang sedang menatapnya juga.
"Lu nggak bakal tahu Bang gimana rasanya ditinggalin orang yang sudah kita anggap penting lebih dari diri kita sendiri. LO NGGAK BAKAL PERNAH TAU." Setelah berucap seperti itu Nara memilih untuk pergi dari warung Mang Darma dengan tangis yang tidak bisa dibendung.
Keano yang takut terjadi hal buruk kepada adiknya segera meninggalkan warung tersebut dan tidak lupa meletakkan selembar uang seratus ribu diatas meja.
****
terlihat seorang gadis sedang menangis pilu di bawah pohon rindang yang berada di pinggir danau. Ia menatap sendu hamparan air yang ada didepanya. "Semoga berdamai dengan masalalu adalah pilihan yang tepat." Ujarnya sambil mengingat momen yang sampai sekarang masih melekat di ingatannya.
Flashback on
Gadis dengan gaun berwarna biru muda itu dengan riangnya menghias taman yang akan digunakan untuk memberi surprise untuk sang pacar di hari anniversary ke-2 tahun.
Merasa persiapan sudah matang dia segera melihat arloji yang ada ditangannya dan jam tepat menunjukkan waktu yang telah dijanjikan kepada pacarnya.
Sambil menunggu dia memainkan handphone sembari melihat hasil karyanya. karena mendengar langkah kaki yang mendekat dia memutuskan untuk bersembunyi di balik pohon yang ada di samping kursi taman tersebut.
Namun hal yang tidak terduga terjadi, pacarnya sedang memeluk wanita yang notabennya adalah sahabatnya sendiri.
" Kamu tahu kan aku cinta banget sama kamu dan begitupun kamu, aku tahu kamu juga cinta sama aku. Sampai kapan aku harus menunggu Arga aku sudah lelah dengan semua kepura-puraan ini."
"Lisa kamu juga tahu saat ini aku tidak bisa meninggalkan dia sendiri." Ujarnya sambil memegang pundak gadis yang berada di depannya. "TAPI KENAPA!"
" kamu tahu sendiri aku menjadikan dia pacarku selama ini agar tidak terjadi hal buruk kepadamu!" . Namun gadis yang bernama Melisa itu tetap teguh pada pendiriannya.
Tetesan air mata itu jatuh tanpa diminta, " Mau mengelak seperti apapun sudah sangat jelas kamu sudah ada rasa sama gadis sialan itu bukan. Baiklah jika itu mau kamu maka aku akan pergi. Lagian aku tau pasti hatimu sudah berpaling sepenuhnya ke cewek gila itu!" Ujatnya sambil melangkah pergi namun belum sampai kakinya melangkah lebih jauh suara teriakan cowok itu membuatnya berhenti.
"OKE AKU AKAN PUTUSKAN DIA DEMI KAMU!" Setelah mendengar itu tanpa menunggu lama lagi keduanya langsung berpelukan layaknya pasangan yang tidak bertemu sejak lama.
YOU ARE READING
KEYNARA
Teen FictionMungkin memilih pergi adalah hal terbaik untuk melupakan semua tentangmu. Namun aku salah, ternyata pergiku hanya membawaku pada kenangan yang sangat ingin aku hapus dalam ingatanku. "Semoga saat aku kembali dan mencoba berdamai dengan masalalu, bu...
