prolog

171 12 8
                                        

mingggu pagi yang cerah, jen sedang duduk manis di depan televisi menampilkan film netflix, dengan beberapa cemilan di genggamannya. Jen tersentak kaget ketika sang ibunda duduk disampingnya, disusul oleh sang ayah yang duduk bersebrangan dengannya.

"jen, bunda sama ayah mau ngomong serius sama kamu" ucap bunda yang membuat jen kebingungan.

"ngomong aja bun nih sambil nyemil biar santai"

"jen ini pembicaraan nya serius" tegas ayah. jen mengangguk pasrah.

"ayah mau jodohin kamu sama anaknya sahabat ayah" ucapan ayah membuat jen tersedak. jen tidak terima karna dirinya masih duduk di kelas 3 sma.

"apa sih yahh, jen pokoknyaa gak mau yang namanya perjodohan, lagian jen masih kecil imut manis gini. pokoknya jen gak mau!" jen langsung berdiri dan berjalan sambil menghentakan kakinya menuju kamarnya yang ada di lantai dua.

***
disisi lain rey sedang sarapan pagi bersama mama dan papanya.

"rey, papa mau kamu dijodohin sama anak sahabat papa" ucap raksa membuat rey berhenti mengunyah.

"tapi-"

"papa gak nerima penolakan pokoknya kamu harus mau" tegas papa. rey menghela napas sambil melihat ke arah ranti, sang mama untuk meminta bantuan agar tidak terjadi perjodohan.

"ma rey gak mau" ucap rey sambil memohon kepada ranti.

"udah nak kamu ikutin papa kamu aja ya" ranti mengusap rambut rey dengan sayang. sebenar nya ia kasihan kepada anak semata wayangnya ini tapi keputusan sudah bulat dan ranti harus mengikuti raksa.

rey segera beranjak dan pergi begitu saja tanpa pamit mengambil kunci motor dan melesat pergi keluar rumah.

💫💫

maaf ya gaiss kalo kurang nyambungg soalnya masih belajarr nulis ceritaa. kalo kalian suka jangan lupa vote ya trus jangan segan segan buat komen kritik dan saranya hehe. btw gue pen nulis karna coronaa bcause gabuttt banget ga tau lg pen ngapain wkkwkw.

salam sayang authorr🥰

story of Jen ReyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang