"Bahkan.. Hiks.. Kau sekarang tega.. Ingin menamparku..hiks.."
hebatnya pacarku itu adalah tidak pernah melakukan hal yang sering sekali ada dalam suatu hubungan pada umumnya.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Ah kau cantik sekali hari ini hana"
"Benar, semakin hari kau semakin manis dimataku"
Ya, begitulah pujian pujian yang kudapat langsung dari teman teman kim taehyung, ah ralat, pacarku.
Pasti kalian mengira saat ini ia sedang memasang wajah masam atau marah karena pacarnya diraju atau dipuji oleh pria lain. Big no!, ia hanya memasang wajah biasa bahkan tersenyum ramah pada pria yang memuji ku.
Kim taehyung, pacarku selama 1 tahun ini, tidak pernah sekalipun merasakan "cemburu" Padaku. Bahkan hanya aku yang merasa cemburu padanya, heol, bagaimana tidak cemburu! Secara ia adalah pria tampan yang kaya, baik, ramah.. Point plus plus untuk ku.
Tapi ayolah, setiap gadis pasti menginginkan setidaknya sekali melihat pacarnya cemburu.
Cemburu tanda cinta bukan?.
Jika ia tidak pernah cemburu,apa berarti ia tidak mencintai ku?.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Hari ini adalah hari sabtu, jadwal untuk kami nonton film bersama.
Dan tidak bisa dipungkiri, taehyung terlihat sangat tampan seperti biasanya dengan pakaian casual nya. Membuat para gadis selalu berbisik dan menatap kagum padanya.
Tentu saja karena aku mencintainya aku merasa tidak nyaman.
Atau bisa dibilang "cemburu" Padanya.
"Tae, mengapa kau sangat tampan hari ini!?, kau lihat! Gadis gadis itu selalu melirik kearahmu!!"
Rengek ku sambil mengayun ngayunkan genggaman tangan kami.
Yah meskipun ia tidak pernah cemburu, bukan berarti ia tak pernah mencium ataupun sekedar menggenggam tanganku. Ia selalu menggenggam tangan ku, dimanapun kami berada, ia bilang ia takut aku hilang atau tersesat. Heol!, dia kira aku anak tk!?.
"Sudahlah, jangan dihiraukan.. Lagipula aku berpenampilan seperti biasa, tidak ada yang spesial.. Jika aku memang benar-benar tampan hari ini, wajah tampan ku ini hanya milikmu, mengerti?"
Ah, pintar sekali kau berbicara tae.. Membuatku semakin semakin mencintaimu.
"Ehehe~ aku mengerti!"
Kupeluk erat lengan kekarnya. Perlahan ia mengusap gemas pucuk rambutku.
Kami pun mulai memasuki bioskop.
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.