Chapter 1 : Comeback

86 7 0
                                        

Disebuah ruangan terdapat seorang gadis yang sedang berkutik dengan barang-barangnya. Ia adalah Asya atau lebih akrab dipanggil Aca. Ia sibuk memasukkan baju, celana, barang yang ini dan yang itu ke dalam koper bergambar hello kitty warna merah muda miliknya. Ia tiba-tiba menghentikan aktivitas bebenahnya karena mendengar dering nyaring dari poselnya.

"Halo, ada apa?" Tanyanya saat telfon sudah tersambung.

"Lo jadi pulang hari ini kan?" Sahut dari penelfon yang tak lain dan tak bukan adalah kembarannya yang bernama Arsya.

"Iya jadi, kenapa? Lo udah kangen gue ya." Godanya sambil senyum-senyum gak jelas.

"Ya iyalah bego, siapa sih yang nggak kangen ditinggal kebaranya minggat keluar negri dua taun." Ucap Arsya ngegas.

"Heheh ngegas amat lo. Kan gue disini karna masalah yang dulu-dulu itu." Sambil telfon dia berjalan ke ranjangnya lalu berbaring memeluk guling.

"Udah berangkat?" Tanya Arsya.

"Belom. Tadi gue lagi beberes eh tiba-tiba orang jelek telfon hahaha" Asya cekikikan karena mengatai abangnya jelek.

"Ye bangke lo Ca." Balas Arsya datar.

"Hehehe canda doang."

"Yaudah lanjutin beberes lagi sana. Nanti kalo udah sampe di Indo lo kabarin gue, nanti gue jemput."

"Siap bosku." Ucapnya sambil hormat, padahal Arsyanya tidak bisa melihat kalau dia sekarang lagi hormat.

~tut tut tut~ telefon terputus.

Asya melanjutkan pekerjaannya yang sempat tertunda tadi.

Hari ini Asya akan bertemu lagi dengan abang, mama, dan papanya yang ada di Indonesia setelah satu tahun di Australia. Ia pindan ke Ausy karena ada trauma dimasa lalu. Ia di Ausy tinggal bersama kakek neneknya sejak kenaikan kelas sembilan. Jadi dia kelas sembilan dan sepuluh di Ausy. Sekarang saat akan menginjak kelas sebelas ia akan kembali lagi ke Indo karena sudah tidak begitu terbayang akan masalah dimasa lalunya.

****

Setelah menempuh penerbangan kurang lebih empat jam akhirnya Asya sampai di bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Ia mengambil ponsel yang ada didalam saku celananya lalu menekan tombol panggil pada salah satu nomor yang tak lain dan tak bukan adalah Arsya.

"Hallo, Arsya buruan jemput gue, cepetan gue capek." Ucap Asya pelan karena tubuhnya dikuasai rasa lelah dan kantuk.

"Ok, Gue otw. Tunggu setengah jam lagi gue nyampe." Ucap Arsya dari seberang telefon.

****

Saat sedang enak-enaknya bermain game diposel sambil tengkurap dikasur Arsya terpaksa menghentikan kegiatannya karena ada seseorang yang menelfon.

"Hallo, Arsya buruan jemput gue cepetan gue capek." Saat mendengar apa yang diucapkan si penelfon, Arsya langsung beranjak dari kasurnya dan berlari menambil kunci mobilnya.

"Ok, gue OTW. Tunggu setengah jam lagi gue nyampe." Ia mengakhiri panggilannya dam segera berlari ke dapur menghampiri mamanya yang sedang memasak untuk makan malam.

"Ma Arsya berangkat jemput Aca." Ucapnya cepat-cepat lalu menyalami tangan mamanya dan langsung lari lagi.

"ACA UDAH NYAMPE BANG?" Teriak Dewi-mama Arsya dan Asya-karena anaknya main lari saja.

CRAZY TWINSStories to obsess over. Discover now