Prolog

53 14 0
                                        

Aku bukan gadis lemah, aku juga bukan gadis kuat.
Aku hanya gadis sederhana yang bisa bahagia saat hujan tiba.
Gadis yang selalu bermimpi akan kebahagiaan, cinta dan kasih sayang.
Sampai aku melupakan apa itu rasa sakit.

Aku suka hujan, sangat begitu menyukainya.
Karena untukku hujan mampu menenangkan hati yang gelisah, membentuk senyum yang pudar, mengembalikan tawa yang hilang dan menyembunyikan air mata dari semua orang.

Sampai suatu saat untuk pertama kali, aku membenci saat hujan turun.
Ketika dimana aku mulai kehilangan segalanya.
Ketika semua kebahagiaan dirampas begitu saja dariku.
Dan itu hanya karena hujan.

Ini bukan hanya cerita antara aku dan juga dia.
Tetapi tentang aku, hujan dan mereka yang aku sayang.
Cerita dimana aku dapat merasakan pahit manisnya kehidupan.

*****
****
***
**
*

Sebelum baca ada baiknya follow dulu, enggak juga tak apa.
Kalo udah baca, diharapkan vote kalo perlu komen sekalian.
Tapi kalo males komen, gak apa-apa asal tetap vote untuk meninggalkan jejak.

Terima kasih:)

Salam termanis dariku,
Dyah.

RanyaWhere stories live. Discover now