🌸AGAIN-1🌸

159 5 2
                                        

🍁AGAIN🍁

"Cinta. Datang dan akhirnya tak bisa dipaksakan"

☀☀☀☀☀☀

Gadis dengan rambut yang sengaja diurai sebahu dan bando pink yang melekat diatas kepalanya memberi kesan indah. Dengan membawa beberapa kantong plastik, gadis ini berjalan di pinggir trotoar jalan raya yang sudah dipadati pejalan kaki serta kendaraan yang berlalu lalang.

Mengenakan jeans diatas lutut dengan kaos oblong bewarna pink serta sepatu yang melekat di kakinya. Tak lepas keringat yang bercucuran karena ia telah selesai jogging.

Alraya Damastika Penh atau kerap disapa Raya oleh keluarga, sahabat, serta teman-temannya. Gadis yang memiliki paras cantik dan polos ini membuat kaum adam menyisihkan sebagian hatinya untuk Raya.

Raya adalah tipikal gadis yang baik, penyayang, dan sabar. Raya adalah anak bungsu dari keluarga Penh yang terkenal kaya. Meskipun dirinya kaya, itu tak jadi bahan pamer oleh Raya. Ia juga tak pernah memberitahu tentang keluarganya kepada teman-temannya.

Saat ini Raya sedang berjalan pulang dan memberikan titipan dari bundanya selesai jogging. Ini adalah kebiasaan Raya pada hari minggu. Selesai jogging Raya mampir ke pasar untuk membeli sayuran yang bunda Raya suruh.

Raya mempunyai dua orang kakak kembar. Laki-laki dan perempuan. Alden dan Aliya. Kakak Raya hanya selisih 20 menit. Tapi kedua kakaknya berbeda dua tahun dengannya.

Sekarang ia menginjak umur ke 16 tahun. Raya juga belum sempat daftar ulang ke SMA barunya. Raya di SMP pernah menjadi murid yang terpintar dan tiga tahun berturut-turut Raya menempati peringkat pertama setiap tahunnya. Maka dari itu, Raya adalah anak kesayangan keluarga Penh. Mereka tidak mau Raya terkena masalah atau tersakiti.

Tebar senyuman manis Raya selalu ia berikan kepada orang sekitar yang menyapanya. Pagi ini cuaca sangat mendukung. Nampak Raya menikmati hembusan angin pagi dan berlari kecil dengan membawa kantong plastik di tangannya.

Setelah lama berlari, akhirnya Raya sampai di rumah megah nan mewah ini. Disini ia tinggal bersama kedua orang tuanya dan kedua kakaknya.

"Bunda!" panggil Raya setengah berteriak kepada Karin-bunda Raya yang masih ada di dapur.

Raya menghampiri Karin yang tengah merebus air untuk membuat kopi. "Halo sayang, udah sampai. Kamu taruh disitu ya" suruh Karin kepada Raya.

Raya mengganguk dan segera menuruti apa yang dikatakan Karin. "Bun, besok kita daftar kan?" tanya Raya dengan semangat.

Karin tersenyum lalu ia mendekati Raya dan mengelus puncak rambut putri bungsunya ini. "Iya sayang" jawaban dari Karin membuat Raya bersorak senang dan loncat-lonat kegirangan.

Raya sangat bersemangat sekali untuk sekolah. Apalagi SMA, ia sangat ingin cepat-cepat untuk daftar dan masuk.

Raya berlari kecil menuju kamar yang bernuansa pink. Warna pink adalah warna kesukaan Raya. Hampir semua barang kesukaan Raya bewarna pink dan barang yang bewarna pink sangat banyak.

Raya menghempaskan tubuh idealnya di atas ranjang yang juga bewarna pink. Gadis imut ini menatapi dinding atas kamarnya. Polos, putih seperti itulah hati Raya.

AGAINCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang