prolog

133 61 17
                                        

"Maaaaaa... " panggil vio setengah beteriak, sembari berlari ke arah meja makan

"apa sih kamu pagi pagi udah teriak teriak aja" sahut siren (mama vio) setengah kesal karena anak bungsunya pagi pagi sudah berteriak

"hehehe..... "

"yaudah nih kamu makan gih sarapan nya nanti telat lagi" kata siren

"iya ma"

Tak lama ada suara kaki yang berasal dari tangga, ya dia adalah rafan abang kedua nya

"pagi vio" kata rafan sembari mencium pipi kanan adik nya

"pagi juga abang ku sayang" kata vio dengan nanda sedikit alay
"bang arkan mana?" tanya vio

Tak lama ada suara kaki sangat cepat dari arah tangga, ya dia adalah arkan, arkan adalah kembaran nya rafan tapi lebih tua rafan dari pada arkan

"apa lo cari cari gue?" kata arkan dengan judes

"dih.. Siapa juga yang nyariin lo!, geer banget sih jadi orang!" kata vio tak kalah judes nya

Ya, vio dan arkan sering berantem karena kejahilan si arkan, tetapi jika ada seseorang yang menyakiti adik tersayang dia tak akan segan segan memukuli orang itu hingga bonyok

"sstttt... Udah jangan pada berantem" lerai siren
"nih arkan sarapan  kamu" siren mengasih piring yang berisi nasi goreng

"makasih mama ku sayang"

"yaudah cepet makan nanti telat"

Setelah beberapa menit mereka makan sarapan mereka akhirnya merela selesai

"Ma.. ...Vio berangkat dulu ya"

"iya hati hati dijalan"

"Ma arkan berangkat dulu ya"

"iya hati hati dijalan, jangan ngebut! "

"iya mama ku sayang"

"Ma rafan betangkat dulu ya"

"iya, eh kamu berangkat  bareng vio kan? tanya siren kepada rafan

"iya ma"

"yaudah, hati hati dijalan jangan ngebut!"

"Assalamualaikum ma" kata anak anak nya

"waalaikumsalam"

***

Maaf cerita nya gak jelas:v
Soalnya baru pertama kali nulis

Maaf juga kalo ada typo

Jangan lupa follow ig aku
@ca.ica56

VIOLENTA (HIATUS)Where stories live. Discover now