About Rena
Mari kenalan dengan Renata yang biasa dipanggil, Rena.
Dikenal sebagai spesies wanita yang sangat cerewet. Tapi kecerewetannya tidak membuat Rena memiliki sedikit teman. Justru, sifatnya yang berisik membuat dia banyak didekati oleh beberapa orang, kaum laki-laki salah satunya. Entahlah, apa laki-laki suka dengan spesies perempuan yang satu ini?
Tapi, lepas dari itu semua, Rena hanya memiliki satu prinsip dalam kehidupan pertemanannya, yaitu "Gapapa temen cuma satu atau dua, yang penting bisa menghargai diri kita". Ya, itu prinsipnya.
Rena bukan cewe cantik, tapi narsis kalo kata sahabatnya, populer juga tidak, pintar apalagi. Tapi bukan berarti Rena bodoh yaa, soalnya kalo kata Rena, orang bodoh itu gak ada, hanya saja mereka lebih malas. Mungkin maksudnya Rena, dia termasuk kedalam kata "mereka" kali yaa.
Kalo kata sahabatnya, Rena ini terlalu baik tingkah lakunya, sampai-sampai sahabatnya mudah sekali memanfaatkan. Sadar 'sih dimanfaatin, tapi gapapa, setidaknya hidupnya bermanfaat, katanya Rena gitu 'sih
Sejak saat 'itu' Rena sudah terbiasa hidup mandiri. Ya, saat kedua orangtuanya memutuskan untuk meninggalkan Rena, tepat setelah abang kandung Rena meninggal. Pergi entah kemana, membiarkan anak perempuannya tinggal dan diasuh oleh pembantu dirumahnya.
Berusaha bersikap biasa saja saat sedang tidak biasa-biasa saja adalah salah satu kemampuan Rena sejak dia lahir. Tapi, sampai kapan Rena bisa bertahan? Apa bisa seorang anak melupakan orangtuanya?
Kalau Rena ditanya masihkah dia menyayangi kedua orangtuanya? Tentu dia akan menjawab, iya. Karena memang itu faktanya. Rena masih meyakini bahwa masih ada alasan yang masuk diakalnya mengapa kedua orangtuanya itu pergi. Setidaknya, keyakinannya itulah yang menjadi salah satu alasan Rena masih memilih untuk tetap hidup sampai saat ini.
~~~
Ditinggalkan oleh orang yang sangat kita sayangi memang sangat menyakitkan.
Rasanya seperti tidak punya alasan untuk tetap hidup.
Rasanya seperti putus harapan.
Terlebih lagi alasan ditinggalkan yang masih sangat abu-abu.
Sejak saat itu, rasanya seperti tidak akan ada lagi yang namanya kebahagiaan.
Sampai pada akhirnya, memilih untuk menjalani hidup dengan keabu-abuan.
Sambil mencari apa arti kebahagiaan.
Setidaknya, hal baik akan datang jika kita memandangnya dengan baik.
- Carissa Renata Anindita
***
Holla!
Terima kasih buat kalian yang udah mau sempetin baca cerita aku iniii!
Semoga suka sama alur ceritanya yaaaaa!
Jangan lupa vote dengan cara klik ⭐ di kiri bawah ya, sampai warnanya berubah oren. Jangan lupa komen jugaa. Terima kasih!
Hope You Like It!
KAMU SEDANG MEMBACA
Renata
NonfiksiKisah hidup yang melelahkan. Pernah merasakan kehilangan orang yang dicintai, membuat Rena putus asa. Rena terus berusaha mencari kebahagiannya. Sampai akhirnya, ia berada di titik ter lelahnya, dan berhenti mencari. Sampai akhirnya, kebahagian itu...
