Viola & Kevin

133 2 0
                                        

Dengan gesit mobil porsche boxster berwarna merah melesat cepat ke luar pagar rumah elite berwarna Abu abu , entah kerasukan atau apa sang pengemudi terus melajukan mobil dengan kecepatan tinggi tanpa menghiraukan sosok gadis yang duduk ketakutan di sampingnya.

Baginya ini adalah hal biasa yang ia lakukan tiap kali ia kesiangan, namun tampaknya, kali ini berbeda.

Kevin menginjak gas dengan semua kekuatannya, tangannya mencekram erat stir mobil sedangkan matanya fokus menatap kedepan dengan pandangan kosong.

" Vin, .. Aku takut " Ujar Viola yang duduk di sampingnya dengan mata terpejam. Tangannya perpegangan erat pada ujung kursi mobil

Hening, tanpa ada balasan dari kevin 

Keringat terus mengucur, detak jantungnya bergerak beberapa kali lebih cepat dari biasanya.

Ia takut, namun dia tau apapun yang ia katakan  kevin takkan mampu membuat Kevin iba.

Beberapa kali Viola meringis, Ia tidak permah melihat Kevin se marah ini, bahkan lebih tepatnya ke setanan.

Kevin memarkirkan mobilnya di pertengahan lapangan,
Ia keluar membuka pintu mobil dengan keras hingga membuat viola yang masih duduk di bangku mobil terlonjak kaget. 
 
Mata viola mengikuti arah perginya kevin, air matanya tumpah begitu saja, dalam hatinya ia merutuki dirinya sendiri. Ia tak pernah tau jika kevin bisa sekasar dan se marah ini dengannya.

Dia memegangi belt yang masih terpasang ditubuhnya lalu melepaskannya dan keluar dari mobil milik kevin,dengan mata sembab dan seragam yang lusuh.

***

" Broo !! " Seru Ari menyambut kedatangan kevin

" Hai vin, Ada apakah dengan ekspresi ini ?  " Sambung jony

Kevin tersenyum ragu, Ia mengabaikan pertanyaan yang tak ingin Ia jawab, Ia malah mengalihkan pembicaraan

" Bryan Mana ? " Tanya nya mengedarkan pandangan

" Bryan lagi pacaran " Jawab Ari acuh

Kevin mengangguk mengerti

" Oh iya, cewek Lo mana ? tumben mencar ? " sambung Ari menyadari kevin yang datang sendiri,

" Di mobil " Jawab kevin menarik kursi dan duduk bergabung dengan teman temannya

" Napa ? lagi ribut ? " Tanya jony sang raja kepo

" Lagi kesal aja sama dia, " kini kevin menyandarkan tubuhnya di kursi kantin

" Kesal ngapain sih ? " 

" Jon, kesal ya kesal dong, ngga pake ngapain ! kalo kesal kenapa ? Itu baru pertanyaan " Potong Ari 

" Iya iya ,kesal kenapa maksudnya " Ulang jony

" Biasalah, kemarin Gue sama Dia berantem kecil "  Terang kevin putus asa

" Sampai Dia buang semua barang private Gue "
Lanjut Kevin dengan nada tak bersemangat

" Private yg Lo maksud ? Kayak sejenis Celana Da**m  gitu ? atau barang daleman lainnya ? Atau gimana ? " tanya jony bersemangat, dan memasang wajah serius

" Aelah Jon, otak Lo ngeres banget sih masih pagi juga udah mikir kemana mana , Private yang  kevin maksud barang pribadi kevin,kayak foto,kado dari fans,mantan, atau CD pornmm "

Dengan sigap Kevin membekap mulut Ari, temannya yang satu ini memang suka asal bicara

" Ngomong apaan sih Ri ? Masih pagi juga, ini tu tempat umum hustt" Ceramah Jony balas dendam

" Aelah, sama aja kali..tadi Lo barusan apa coba ? Udah mikir yang ngga bener juga kan ? Hayo ngaku"  tebak Ari tepat sasaran

" Kan sama sama CD kan ? Cuma beda ada CD kaset , ada CD bunga bunga warna pink haha " Bahak Jony puas

" Udah kalian berdua sama aja, pikiran ngeres tiap hari " Tengah Kevin tampak semakin kesal

" Gue bakal pergi ke bandung selama 2 hari " Lanjut kevin menatap ari

Mendengar pengakuan Kevin, Ari dan Jony saling menatap curiga

" Ngapain ? " tanya mereka kompak

"Ikut dong " Pinta Jony dengan wajah memelas. Sementara Kevin menghela nafas panjang

" Ga usah, nambahin beban gue aja ntar " Tolak Kevin mendengus

" Enggak deh, kita janji ngga bakal ngerepotin Lo " rayu Jony menyakinkan

" Enggak , " Ucap Kevin beranjak dari duduknya

Ia berlalu meninggalkan kedua sahabatnya yang saling menatap seolah meminta pendapat masing masing,

Namun keduanya pasrah pada kalimat terkahir yang diucapkan Kevin, ya mau bagaimana lagi, sekali tidak tetap tidak bagi Kevin.

Hai :") makasih ya yang sudah baca cerita aku, maaf banget kalo ceritanya agak absurd dan monoton gitu :v namanya juga pemula wkwk




When You and Dusk Come (Tahap Perbaikan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang