Anggi pov
Jam menunjukkan pukul 7.15 pagi. Yang menandakan gue bakal terlambat buat ke sekolah. Ini hari pertama gue MOS (Masa Orientasi Siswa). Hari pertama MOS udah telat ? Ga bakal gitu kalo abang gue gak lama banget buat siap siap ke sekolah.
Gue sekolah di SMA Daimundo. Gue masuk di SMA yang khusus buat musik dan desain. Tapi pola ajar, organisasi organisasi, dan beberapa hal lainnya tetap sama dengan sekolah pada umumnya.
Oh iya, kenalin, nama gue anggiarta alletha. Gue punya kakak laki laki, namanya felix alltharnaivaro. Kami berjarak dua tahun. Gue dan bang Felix berbeda sekolah. Sengaja di bedain sama mama, karena katanya nanti jadi manja sama abang. Yah gue mah iya iya aja.
"Woy bang.. Cepetan woy, dah telat nih gue" teriak gue dari depan pintu kamarnya
"Sabar kali, ini juga gue dah selesai." jawabnya santai
"Udh cepetan, ga usah sarapan, gue udh telat banget nih." paksa gue dan langsung jalan ke bawah
"Loh ini makanannya kok ga di makan nak ?" tanya mama
"Gadiboleh.."
"Anggi udh telat ma... Anggi berangkat dulu ya ma. Assalamualaikum." belum sempat bang felix meneruskan omongannya udah gue potong deluan omongannya
"Wa'alaikumsalam, hati-hati " balas mama
***
Dan disini lah gue berdiri. Di barisan orang-orang terlambat. Murid murid terlambat tetap mengikuti upacara pembukaan MOS. Tetapi, kami dibarisan di tempat yang jelas terkena sinar matahari. Setelah upacara pembukaan MOS selesai, ada cowok yang menghampiri barisan kami. Karena silau dan sedikit pusing, gue ga ngeliat muka tuh cowok.
"Baik. Semuanya, untuk yang terlambat, kalian dihukum. Lari keliling lapangan sebanyak 25 kali." suruhnya dengan nada galak
WHAT?! 25 kali Keliling lapangan ? Lapangan sebesar itu bakal gue kelilingi sebanyak 25 kali ? Gila kali nih orang ya ? Batin gue
Yaaahh.. Mau ga mau gue harus tetap mengelilingi lapangan itu, sambil terus menyalahkan bang felix di dalam hati. Kalo aja dia ga terlalu lama bersiap siap, gue pasti gabakal terlambat dan ga bakal di hukum kaya gini.
Baru 5 kali keliling lapangan, gue udah ngerasa capek banget
"Udah, lo istirahat aja. Gak usah diterusin lagi larinya." ujar cewek di sebelah gue
"Gapapa kok, gua bakal tetap lari." kataku sambil terus berlari
"Eh tapi muka lo udh pucet banget."
"Udah elah, ga usah khawatir. Gue ga papa kok."
Dan setelah berlari dua kali putaran lagi gue ngerasa kepala gue pusing banget dan akhirnya gue ga sadarkan diri
TBC
SORRY YAK DIKIT...
BUDAYAKAN VOMENT YA TEMAN TEMAN
YOU ARE READING
KETOS *GUANLIN*
Teen Fictionpernah dengar benci jadi cinta ga ? mungkin itu yang terjadi dengan anggi dan ketua OSIS yang populer ini. warning : - typo bertebaran - kalo ada yg ga nyambung maafin ya.. cerita baru aku soalnya ehehehe - cerita ini hanya fiktif belaka. Maaf jika...
