"Somi..."
"Ya?"
"Aku ingin kita putus."
Aku melebarkan mataku tak percaya. Dengan gampangnya dia bilang putus?
"A-apa? Pu-putus?"
Lelaki di hadapanku mengangguk. "Maafkan aku." Katanya. "Aku tak bisa membahagiakanmu, Somi," lanjutnya.
Aku tak bisa menahan air mataku lagi. Aku berusaha agar tak terdengar isak tangisku.
"Ta-tapi kenapa? Ka-kau tiba-tiba meminta putus. Pasti ada suatu alasan yang jelas," Kataku sambil menahan isak tangisku.
"Kau selalu membawa kesialan, Somi. Aku tak bisa berdekatan denganmu. Mungkin alasan itu tak akan membuatmu percaya. Tapi itulah kenyataannya," ucapnya lembut sambil mengusap tanganku.
"Pembawa sial? Pembawa sial kau bilang? Lalu mengapa kau berpacaran denganku selama 3 tahun ini kalau kau menganggapku pembawa siap?"
"Maafkan aku Somi. Ak–"
"Cukup, sudah. Aku tak ingin mendengar penjelasanmu lagi. Ini semua sudah berakhir. Terima kasih karena kau telah memberi kenang yang sangat manis pada 3 tahun ini. Terima kasih karena kau telah mengisi hari-hariku selama ini. Semoga kau bahagia kedepannya, Park Yoo Jin."
•••
Hai gaess. Ini baru awalannya yaa^^. Semoga suka dengan awalan cerita Jeon Somi yang sungguh absurd ini. Mohon vote dan comment yaaa^^.
Gamsahamnida~
Januari 2018
YOU ARE READING
Jeon Somi
Fanfiction[COMPLETED] Aku, Jeon Somi. Gadis periang yang hanya membawa sial kepada semua orang. Mulai dari keluargaku, bahkan sampai pacarku memutuskanku hanya karena aku selalu membawa kesialan baginya. Orang tuaku memindahkanku ke Canada. Dari sanalah, aku...
