1. Imbalan

4K 127 13
                                        

Happy Reading

---

Seorang gadis tengah mengatur deru nafasnya karena ia sudah berlarian dari gerbang sekolah menuju Aula SMA Kusuma Bakti. Ia berjalan mendekati pintu aula dan meranjak masuk kesana, namun seorang anggota osis mencegatnya.

"Mau kemana lo?"

"Kedalam, sorry Airin telat kak." jawab Airin sembari mengatur pernapasannya

Lalu seorang lelaki yang begitu familiar baginya datang dengan senyum meremehkan.

"Lo bisa nggak sih gak usah telat!" ucap lelaki itu

"Bang, lo yang ninggalin gue." Ucap Airin  kepada kakaknya yang notabe nya adalah ketua osis SMA Kusuma Bakti

"Biarin adek lo yang baik hati ini masuk ya." pinta Airin

Daffa tersenyum kecil, dikepalanya sudah ada ide licik yang akan ia timpalkan ke adiknya itu.

"Nggak, lo lari lapangan basket 10 kali dulu." titah Daffa dan menarik tangan Airin

Airin menghela nafasnya gusar, ia baru saja berlari dan akan disuruh berlari lagi.

Semangat Airin pasti bisa!!!

---

Ini sudah putaran ketujuh dan Airin memperlambat lari nya, ia lelah. Ia belum sarapan tadi pagi itu semua dikarenakan kebiasaannya yang selalu bangun kesiangan dan Daffa yang selalu meninggalkannya.

Airin memegang kepalanya, ia pusing. Bukannya kakaknya itu tau kalau Airin gak bisa kecapean. Dan sekarang Daffa menyuruhnya lari 10 keliling lapangan basket.

Pandangan Airin memudar, ia kehilangan kesadarannya, namun sebuah tangan memegangi bahunya. Airin berusaha melihat siapa orang itu, hanya ada buram seorang lelaki dihadapannya.

"Bang Daffa...." lirih Airin

Lalu gadis itu benar-benar kehilangan kesadarannya dan mencampakkan dirinya begitu saja. Ia pingsan, sedangkan lelaki yang memeganginua kebingungan sendiri.

---

Semuanya putih dan buram, Airin sudah sadar dan melihat keselilingan, ia bersyukur ia masih hidup saat ini.

"Lo nggak apa-apa kan?" tanya seorang yang sangat familiar suaranya.

Airin menyatukan kembali nyawa nya yanh telah hilang dan menatap Daffa kesal.

"Abang tau kan, kalo adek gak bisa kecapean!"

"Iya-iya gue tau kok. Maafin gue ya."

"Nggak!!" ucap Airin lalu memalingkan wajahnya dari kakaknya.

"Ya udah kalo lo nggak mau."

"Abang, adek kasih tau Mama nanti?!!" ancam Airin

"Dasar Manja!" timpal Daffa

"ish...."

Airin bergumam tak karuan, ia sungguh kesal hari ini.

Beside youStories to obsess over. Discover now