Beruntung Catta, Jae dan Suko mendarat di tumpukan jerami sehingga mereka tidak kenapa-kenapa.
"Uhhhh bau sekali. Kita dimana nih? " Kata Suko sambil bangkit dan membersihkan bajunya.
"Sepertinya gue kenal daerah ini." Kata Jae sambil melihat-lihat.
"Catta dimana?" Tanya Suko.
"Itu dia..." Kata Jae sambil menunjuk Catta yang tergeletak pingsan. "Ayo kita bawa dia." Kata Jae panik sambil menggendong Catta.
"Tapi kita bawa dia kemana? "
"Aku tau daerah ini. Beberapa kilo dari sini ada rumah ku." Kata Jae buru-buru membawa Catta. Suko pun ikut mengekor dibelakang Jae.
***
@Halibab Kosha
"Bos lo gak cape apa dari tadi mikirin ramuan Beta- apa gitu ah nama nya juga aneh." Kata Cripo pada bosnya.
" Bethalyza zyskafran Oon" kata Basiana sambil noyor kepala Cripo.
"Iya itu lah... Kenapa gak bos tanyain langsung aja sama anak Dhavantari." Usul Cripo.
"Bego ya lu, mana mungkin mereka ngasih tau kuncinya sama kita." Kata Basiana.
"Namanya juga usaha. Lagian kan mereka klepek-klepek sama si bos. Dirayu dikit pasti langsung tunduk." Ray hanya diam mendengar percakapan teman-temannya.
"Bos kita itu harga dirinya setinggi langit. Mana mau dia rayu-rayu orang ." Elak Basiana.
"Apapun. Bila itu jalan satu-satunya akan aku lakukan." Basiana dan Cripo langsung melotot kaget.
"Lu serius bos?" Tanya Cripo.
"Lu pasti bercanda kan bos? Ngapain sih lu mati-matian ngedapetin poin 25 itu? Padahal kan kita punya kesempatan ngedapetin 50 poin di perlombaan kepribadian nanti. Kelas Askana aja hura-hura gak mikirin perlombaan ramuan itu . Kenapa lu harus ribet sih? " protes Basiana. Tapi percuma saja. Bila Ray telah memutuskan suatu hal maka hal itu tidak dapat di ganggu gugat lagi.
*****************************************
"Oppaaaaaa " teriak wanita cantik dan anggun saat melihat Jae Soo datang ke rumahnya. "Oppa siapa wanita ini? " tanya wanita itu terlihat cemburu.
"Amma dan Appa kemana Wira ? " tanya Jae sambil menggendong Catta menuju kamarnya.
"Lagi di danau mencari ikan. Siapa wanita ini Oppa ? " kata Wira sebal.
"Cepat buatkan obat buat dia." Perintah Jae Soo sambil membaringkan Catta di kasur.
"Oppa..." Wira semakin sebal.
"Cepatttt..." bentak Jae. Wira pun pergi menuju dapur dengan wajah uring-uringan. Sementara Suko hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan wanita itu.
"Dia siapa? " tanya Suko pada Jae Soo.
"Tunangan ku." Jawab Jae sambil ngipas-ngipas wajah Catta.
"Wahahaha ada juga cewe yang mau sama lo." Puas Suko.
"Ya ada lah. Gue kan ganteng"
"hahah humor."
"Gue ada dimana?" Catta tiba-tiba sadar dari pingsannya.
"Lo udah bangun? " Jae dan Suko langsung menyerbu Catta.
YOU ARE READING
Zombie's Brain
Mystery / ThrillerCatta pun memaksakan badannya untuk bergerak mengikuti kehendaknya. Ia turun dari bangsal kecil itu dan berjalan mendekati cermin besar di ruangan tersebut. Ia menatap wajahnya lekat-lekat kemudian mengerutkan wajahnya yang pucat. Tangan kanannya ki...
