LADY IN CHAINS

15K 423 13
                                        

[Hanya untuk pembaca bijak dan dewasa saja yang kuijinkan untuk membaca cerita ini, pembaca masih anak-anak, atau pikiran masih seperti bocah, harap tinggalkan cerita ini

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

[Hanya untuk pembaca bijak dan dewasa saja yang kuijinkan untuk membaca cerita ini, pembaca masih anak-anak, atau pikiran masih seperti bocah, harap tinggalkan cerita ini. Bersikaplah menjadi pembaca dewasa dan bijak dalam menyingkapi hal apapun, baik dari nama karakter atau judul cerita.]

Air mata Shaila terlihat mengering membekas di kedua pipinya.

Tubuhnya kotor. Lusuh. Tercemar. Telanjang tanpa sehelai kain yang menutupi tubuhnya di tengah udara dingin menderu seisi ruangan.

Tergeletak tak berdaya di atas kasur, menatap pasrah tanpa secercah harapan ke arah pria yang sibuk memasangkan kembali celananya.

Seluruh tubuhnya terasa sakit, keram, nyeri dan tidak berdaya. Sudah tidak bisa ia hitung lagi, berapa banyak pria yang menghampirinya dan melampiaskan birahi mereka pada tubuh kecilnya ini.

Selepas pria itu memasangkan kembali celananya, pria tua dengan wajah keriput itu berseringai yang membuat Shaila merasa sangat ketakutan. Pria tua itu membelai rambut Shaila seraya tersenyum bak psikopat yang membuat tubuh wanita itu bergetar kembali.

"Sayang sekali, hari ini kamu akan dijual. Jika tidak perintah bos, mungkin aku akan mendatangimu lagi,"

Air mata kembali mengalir di kedua pipinya. Tak bisa bersuara. Kata-katanya tenggelam di tenggorokannya akibat rasa frustasi mendalam.

Ia tidak memiliki harapan lagi untuk hidup. Selepas dirinya dijual, ia tidak tahu bagaimana nasib tubuhnya di masa depan. Apakah masih bernyawa atau menjadi potongan beberapa bagian yang dijual ke berbagai negara.

Seorang pria mendekati pria tua itu sembari melirik ke arah Shaila. "Apakah sudah siap?" tanyanya pada pria tua itu.

Pria tua mengangguk. "Semua wanita sudah berada di dalam sangkar. Tinggal wanita ini saja lagi,"

Pria itu mengangguk, lalu menyuruh pria lebih tua darinya untuk pergi. "Berikan waktu 5 menit. Aku ingin bermain dengannya,"

Pria tua mengangguk sembari tersenyum, lalu meninggalkan pria itu bersama wanita mungil yang kembali menangis.

Shaila terisak, menatap dengan mata yang berkaca-kaca, "Kumohon, jangan," suaranya serak dan lemah.

Tapi, pria itu tidak mendengarkan ucapan Shaila. Ia menarik resleting celananya, dan mengunci kedua kaki Shaila yang mulai memberontak.

"Brengsek," umpatnya yang kesal tatkala kaki Shaila mengenai pipinya dengan keras. "Hidupmu sudah hancur, wanita gila! Lebih baik kau gunakan manfaat tubuhmu untuk memenuhi kami,"

Bajingan. Iblis. Psikopat. Gila.

Semua umpatan itu hanya bisa ia suarakan di dalam hatinya. Kedua tangannya diikat oleh pria itu dengan tali, mulut yang dilakban, membuat Shaila tidak bisa berteriak ataupun mencoba melarikan diri.

Bagian intimnya terasa perih. Apalagi, saat pria itu memasukkan kejantanannya ke dalam milik Shaila. Wanita itu hanya bisa pasrah, mengguyurkan air matanya seraya menatap ke atas, bertanya-tanya, apakah Tuhan masih menolongnya? Mungkinkah ia masih memiliki masa depan selepas terpenjara bertahun-tahun dalam neraka ini?

Yang Shaila harapkan cuma satu. Terdengar mustahil. Namun, selalu ia serukan dalam pengharapannya. Berharap bahwa ada seseorang yang akan menolongnya.

God... please, help me....

[]

Axton Jamie Salvador(41 tahun)Tinggi 192 cmKebangsaan : Amerika-Qatar-Jerman

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Axton Jamie Salvador
(41 tahun)
Tinggi 192 cm
Kebangsaan : Amerika-Qatar-Jerman

Axton Jamie Salvador(41 tahun)Tinggi 192 cmKebangsaan : Amerika-Qatar-Jerman

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Shaila Kalika Atreya
(23 tahun)
Tinggi : 168 cm
Kebangsaan : Indonesia-Turki

Lady in ChainsStories to obsess over. Discover now