Lily perlahan membuka mata nya ia melihat pemandangan indah di depannya, sangat indah sampai ia terpukau dan tak menyadari bahwa ada seseorang yang memperhatikan nya sendiri tadi.
"Cantik banget pemandangan nya, apakah aku ada di surga?" Lily berbicara pada dirinya sendiri. "tapi ga mungkin sih, secara kan aku banyak dosanya."
"Hai, neelyn" sapa seseorang.
Lily terkejut, lalu menoleh ke arah sumber suara, "huh?."
"Perkenalkan, aku Luinee zuolyyn."
" keknya aku pernah denger tuh nama deh.. Tapi dimana ya?" Batin lily.
"Luinee zuolyyn? kek pernah denger, tapi dimana ya."
"Apakah kamu tidak ingat? Mungkin aku tidak akan memberitahu nya, tapi setelah ini semoga kau mengingat nya".
"Apa maksudmu?."
"Berjalan lah ke lubang putih itu, dan semuanya akan menjawab semua pertanyaan mu tadi."
Lily melihat lubang putih yang di belakang nya, ragu untuk berjalan ke sana.
Luinee zuolyyn berbisik kepada lily sebelum akhirnya ia mendorong lily ke dalam lubang putih itu.
"Gantikan aku, tubuhku sudah menjadi milikmu, dan jiwamu sudah terkait dengan tubuhku di sana, kau tidak bisa menghindari semua ini" bisik luinee.
Sebelum lily menjawab ia masuk ke dalam lubang tersebut karna di dorong oleh luinee, ia bingung dengan perkataan luinee.
🎐
Lily terbangun dan melihat bahwa berada di sebuah kamar yang begitu mewah?.
"Aku ada dimana?..." Gumamnya.
Saat lily ingin bangkit dari kasur ia sedikit merasakan sakit di area tubuh nya, terutama kaki.
Tiba-tiba ada seseorang berpakaian seperti pelayan masuk ke dalam kamar dengan membawa p3k. "Astaga nona, tolong jangan banyak bergerak, anda baru saja terjatuh dari tangga dan mengalami cedera," Ucap pelayan itu kepada lily.
"S-siapa anda?" Lily bingung, siapa yang ada di hadapannya ini, lily tak mengenalinya.
"Nona? apakah nona lupa dengan saya? saya pelayan pribadi nona lily" Jawab seorang pelayan yang mengaku adalah pelayan pribadinya.
"Apa? Aku memang mempunyai pelayan pribadi tapi bukan anda" Lily semakin bingung, lalu tiba-tiba ia merasakan sakit yang hebat pada kepalanya, ia memegang kepalanya yang terasa sangat sakit.
"Shh.. s-sakit.."
Lalu lily pingsan karna tak kuat menahan rasa sakit di kepalanya.
Pelayan yang melihat Nona lily pingsan lagi pun terkejut sekaligus panik.
Pelayan yang tadinya akan mengobati luka lily pun lupa karna di landa kepanikan.
"Nona!? aduh.. gimana ini, Nona lily pingsan lagi, oh! Panggil dokter!" Pelayan tersebut langsung menelfon dokter terbaik dari keluarga ini.
Tak lama kemudian dokter datang, dan memeriksa keadaan lily.
"Apa dia baru saja terjatuh, saya melihat cedera kecil di kakinya" tanya dokter kepada pelayan, dokter itu juga melihat ke arah kaki lily dan segera mengobatinya juga.
"Iya dok, Nona lily baru saja terjatuh dari tangga dan menyebabkan Nona pingsan dan mengalami cedera kecil pada kakinya."
"Anda tidak mengobati luka nya?" Tanya dokter itu.
"S-saya tadinya memang akan mengobati luka Nona lily, namun karna tiba-tiba Nona lily memegangi kepalanya dan merintih kesakitan lalu pingsan untuk kedua kalinya, saya pun panik dan lupa untuk mengobati luka nya."
"Dan juga Nona lily tiba-tiba tidak mengenali saya."
Dokter itu di buat bingung. "Apa nona lily saat terjatuh dari tangga mengalami benturan keras di kepala, bi ina?" tanya dokter itu.
Bi ina, adalah nama yang katanya adalah pelayan pribadi lily.
Bi ina langsung menjawab. "Iya, saya melihat saat nona lily terjatuh dari tangga mengalami benturan keras pada guci."
Dokter itu langsung berpikir bahwa lily mengalami amnesia karna benturan keras pada guci. "Hm, sepertinya karna itu nona lily mengalami amnesia."
Bi ina langsung menampilkan ekspresi terkejut pada wajahnya. "A-amnesia?.."
Dokter tersebut mengangguk, lalu ia mengobati luka-luka yang ada pada pada tubuh lily.
"Baiklah, sudah saya obati semua lukanya.. semoga nona lily cepat sembuh, saya permisi dulu" ucap dokter itu setelah mengobati semua luka lily, lalu ia pun pergi pulang.
Bi ina kembali menatap lily yang masih terlelap dalam pingsannya, lalu tak lama bi ina juga beranjak pergi dari kamar lily.
***
Tiga jam berlalu, Lily akhirnya terbangun dari pingsannya.
Lily menyadari bahwa dirinya telah bertramigrasi ke dalam tubuh antagonis pada novel berjudul 'unrequited love'.
Jadi, gadis yang bernama luinee itu adalah nama dari karakter antagonis di novel nya.
"Ah- kenapa aku baru menyadari nya?," gumam lily.
"Ternyata aku menjadi karakter antagonis?.."
"Ya, tentu saja tuanku! jadi sekarang mari bersenang-senang," ucap seseorang ah ralat- mungkin yang berbicara bukan seorang manusia?.
Lily langsung celingukan mencari sumber suara itu. "Hey, itu menakutkan.. keluarlah jangan menakutiku dengan suaramu."
"Aku disini tuan!."
Lily langsung menoleh ke sampingnya di sana ada seekor kucing putih yang bulunya sangat lebat, sangat cantik, dan sangat menggemaskan-
"Tuan, saya seekor kucing jantan."
"A-apa? kau.. bisa berbicara?."
"Ya! aku adalah sistem 567 yang akan menemani tuanku ini untuk beberapa waktu ke depannya," ucap kucing itu.
"Sistem.. berwujud seekor kucing?."
"Agar lebih lucu saja, jadi saya mengubah wujud saya menjadi seekor kucing."
Lily akhirnya termenung, jika dirinya bertramigrasi ke tubuh sang antagonis yang endingnya adalah mati di tangan karakter protagonis pria, yang artinya jika dia diam dan tidak merusak alurnya, berarti dia tidak akan mati untuk kedua kalinya!.
"Ide bagus!!," lily tiba-tiba kesenangan sendiri, ia memikirkan beberapa rencana agar dirinya tidak merusak alurnya.
"Tuan? apa anda baik-baik saja?."
"Ya, aku sangat baik!."
🥨🥨🥨
Sorry up nya lama, saya lagi sibuk soalnya (´∩`。)
segini saja dulu ya?
janlup tekan ⭐ and 💬
Tbc
🤸♀️🤸♀️
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐓ransmigrasi | the flow changes- ( On Going )
Romancegadis yang bernama neelyn mengalami kecelakaan di tangga yang membuat dirinya mendapat benturan keras di kepalanya dan kehilangan banyak darah lalu ia mengira bahwa dirinya sudah mati dan berada di alam baka- tapi siapa sangka ia malah ber transmigr...
