prolog

85 17 5
                                        

Assalamualaikum
Cerita ini hannya sebuah hasil imajinasi diri tanpa ada unsur keplagiatan. Terimakasih sudah mampir

Happy reading


"Saya terima nikah dan kawinnya Zeta Khanza Az-Zahra binti Rayan Abdullah dengan maskawin tersebut dibayar tunai"

"Para saksi sah"ucap penghulu.

"Sahhh, sahhhh"

"Alhamdulillah, kalian sudah sah menjadi suami istri"

Ijab kabul itu terdengar lantang dengan satu tarikan nafas tanpa ada kesalahan sedikitpun, kedua remaja yang menikah atas dasar perjodohan itu nampaknya tidak ada aura kebahagian terpancar di raut wajahnya, terlebih lagi mempelai wanitanya.

"Inget baik baik yah cupu, meskipun Lo udah jadi suami gue Lo ngak boleh ngatur ngatur hidup gue, kita tetep hidup dalam lingkungan sosial masing masing. Dan Lo ngak berhak ngelarang gue untuk bergaul dan berhubungan sama siapa pun terutama pacar gue Alden"papar Zeta tegas.

"terserah"jawab Arthur singkat.

"Ngimpi apa gue punya suami kayak Lo, cupu, culun kayak wibu nolep!"

"Sekali lagi elo bacot, gue talak sekarang juga"

"Anjing jadi janda dong gue?!"

======================

Masih prolog yah, ikutin terus ceritanya yuk
Jangan lupa vote and comenn Karna itu sanggat berpengaruh untuk Semangat author!!

Calme awan ☁️

Calme awan ☁️

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
ARTHURWhere stories live. Discover now