"Kalau boleh jujur, sebenarnya hanya kamu lah satu-satunya cahaya ku saat ini." Linda memalingkan wajah nya karena malu.
Pria di sebelahnya hanya duduk mematung sambil memandangi langit senja yang begitu indah, rambut mereka tersapu oleh angin-angin yang secara perlahan menenggelamkan mereka di dalam pelukan terbenam nya sang mentari. Bastian menoleh dengan wajah penasaran, bagaimana dirinya bisa setertarik ini kepada gadis gendut ber bentuk oval.
Linda yang mengingat bahwa perkataan nya barusan sangat memalukan pun hanya terdiam dan menyangkal nya berkali-kali namun tidak secara langsung.
"Engga, aku cuma bercanda kok. Bagaimana mungkin orang seperti kamu suka kepada ku, benar kan Bastian?" tanya Linda terlihat malu.
Bastian masih menatap nya, namun kali ini lebih dalam dan sangat lekat tanpa celah. Linda merasa di awasi. Bastian menghela napasnya kasar lalu menggaruk kepalanya secara acak hingga membuat rambutnya tambah berantakan.
"Lin, kayanya ada yang aneh deh sama aku." ucap Bastian menebak-nebak apa yang terjadi dengan debaran jantungnya.
"Kenapa? Kamu sakit? Maaf ya udah repot-repot nemenin aku lihat hal tidak penting kaya begini," ucap Linda merasa bersalah.
Linda bangkit dari ambang tangga, namun saat tubuh gempal padatnya sudah berdiri dan berniat pergi dari sana tiba-tiba Bastian menghentikan nya. Bastian kini meremas pergelangan tangan Linda cukup erat, Linda menoleh bingung dengan apa yang Bastian lakukan.
"Kenapa, Bas?" tanya Linda penuh pertanyaan.
"Tunggu Lin, kayanya aku suka sama kamu deh." cetus Bastian membuat suasana menjadi sangat membingungkan.
🦩🦩🦩
Prolognya sampai disini dulu, kalo suka bisa tarik layar handphone kalian dari bahwa ke atas, nanti otomatis bakal baca bab pertama nya.
Terina kasih, ehh jangan lupa dukung penulisnya dengan cara VOTMEN dan FOLLOW akun penulisnya keychopl .
YOU ARE READING
a.not.her
Teen FictionIni tentang Deolinda, wanita bertubuh gemuk yang jauh dari kata tipe ideal pria-pria tampan di luar sana. "Aku memiliki kekurangan yang sangat fatal di usia remaja, tapi dengan kekurangan itu aku bisa memiliki nya, sosok mentari pagi yang selalu te...
