||chapter 1||

140 59 29
                                        

Hari ini adalah hari dimana, Cezza akan kembali pulang dia akan sampai di bandara saat malam hari.

"Masa harus aku sih ma!" Michel turun menyusuri tangga dengan mulut yang komat Kamit karena kesal.

"Udah deh jangan ngedumel terus, kamu tinggal duduk di mobil, habis itu nyetir sampai bandara, kamu cari kakak mu!" Ucap mama tanpa jeda

Mereka melangsungkan perdebatan sampai kurang lebih 10 menit, sifat Michel turunan dari mama, Michel mempunyai sifat cerewet yang sangat parah.

"Oke, aku jemput kak Cezza di bandara." Kata Michel pasrah pada akhirnya.

Michel naik ke atas, masuk ke kamar nya untuk menyiapkan diri dan menjemput kakak nya di bandara. Kakak nya Michel seorang pramugari, dan sewaktu waktu jika Cezza pulang mau tidak mau Michel harus jemput Cezza di bandara.

•••

"Cezza!" Teriak seorang di belakang Cezza berjalan ke arah wanita cantik itu.

"Eh Ion, dari mana aja Lo?"

"Kamar mandi, Cez." kata rion sambil mengacak acak rambut Cezza, Arion memang menyukain Cezza sejak mereka pertama kali bertemu, dan cuma Cezza yang bisa membuat nya gemas seperti ini.

"Lo di jemput atau naik taksi."tanya Arion

" di jemput sama Michel." Tangan kecil Cezza memegang ponsel nya sambil mencari cari nama Michel.

"Gak mau bareng sama gw?dari pada nunggu." Arion mencoba membujuk Cezza supaya dia mau pulang bareng sama dia.

"gak usah deh ion, kasian Michel kalo pas dia udah nyampe tapi gw nya gak ada."

" Oke deh, yaudah gw balik duluan ya."

Arion membalikan badan nya dan menuju tempat parkir, dan Ion sedikit kecewa karena penolakan dari Cezza. dia memang wanita yang susah di taklukan, Bukan hal yang mudah untuk mendapatkan hati Cezza.

" Cez!" Michel meneriaki nama Cezza sambil berlari kecil

" Chel lama banget Lo, gw udah bosen nunggu nya." Keluhan Cezza yang sudah sangat lelah.

" Ye.. sorry ya, macet Cez." Michel jadi merasa bersalah jika melihat wajah Cezza yang sudah sangat letih sekali.

Tanpa basa basi lagi Michel langsung membantu Cezza membawakan kopernya dan langsung pulang.

"Mama ada di rumah chel?" tanya Cezza karena dia sudah merasa hening di mobil

"ada." Jawab Michel yang sudah fokus dengan kendaraan yang dia kendarai

Setelah sudah melewati perjalanan 1 jam, akhirnya mereka sampai di depan rumah yang Cezza rindukan.

"Cezza!" Teriak Lusi histeris karena dia memang merindukan anak nya yang satu ini

" Ya ampun Cez, mama kangen banget sama kamu."

" Sama ma, gimana kabar mama?mama sehat kan?" tanya Cezza antusias, karena dia memang khawatir banget sama Lusi.

"Mama baik kok, kamu udah makan? Mama udah masak buat kamu."

"Really." Mereka bertiga tertawa bareng karena satu kata yang di ucapkan Cezza.

•••

Cezza bersantai di sofa kamar nya dan memegang novel, Cezza memang gemar baca novel, dia begitu lelah dan setelah dia di rumah di berasa seperti di surga, rumah memang tempat yang nyaman untuk kamu kembali saat kamu lelah.


••Annyeong••
Jangan lupa voment nya ya



TBC💜

 DIFFERENCETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang