๐’๐ก๐จ๐ฐ ๐˜๐จ๐ฎ๐ซ๐ฌ๐ž๐ฅ๐Ÿ ยซสœแดœ...

By everrey_day

19.2K 2.3K 670

[END] Wu Luhan, seorang putri tunggal keturunan dinasti Wu Tian yang hidup dibawah tekanan berat sebagai seor... More

Prologue
Chapter 1: Princess Luhan
Chapter 2: A Tale to Tell
Chapter 3: A Box of Jasmine Tea
Chapter 4: What's Wrong with The Empress?
Chapter 5: Poisoned Tea(?)
Chapter 11: Away From The Comfort Zone
Chapter 6: That's Isn't Mine. Trust Me
Chapter 12: An Apology to Ask
Chapter 7: The Death and Awaken
Chapter 8: The Truth
A Little Explanation For U
Chapter 9: I'm Sorry, Dear
Chapter 14: Damn, You're Such A Fuckin' Handsome
Chapter 10: The Conspirator
Chapter 15: A Struggle
Chapter 16: There's No One Else Like You
Chapter 17: Our Love? (Pt. 1)
Chapter 18: Our Love? (Pt. 2)
Chapter 19: Many Season were Pass
Chapter 20: Luhan's Biggest Secret
Chapter 21: Their Final Decision
Chapter 22: Tears About To Come
Chapter 23: Welcome Dear
Chapter 24: You, Me, and Our Little Princess
Chapter 25: Suffering
Chapter 26: Dying
Chapter 27: Time Stopped
Chapter 28: Loving is Hurting
Chapter 29: I Love You
Chapter 30: The Lost Blood of Wu Tian
Chapter 31: Don't Go
Chapter 32: Dear My Daughter
Chapter 33: Happiness
Chapter 34: Wooden Doll
Chapter 35: The Gate Has Opened [โœ“]
Epilogue
Show Yourself: Reborn

Chapter 13: Handsome but Such A Jerk

451 60 4
By everrey_day

Yo!

Okay!

Sexy!










Up ya. Karena kepo siapa pria ganteng yang nabrak Putri Luhan sampe masuk sungai.

Eh, tapi kan sekarang namanya Yifei.

Awokwokwok 😄😄😄


Hari dimana Luhan berakhir membawa pulang kuda serta pakaian basah berakhir juga. Hari itu, Luhan bersumpah kalau ia akan selamanya membenci hari dimana ia bertemu dengan pria tampan yang gagah namun sialnya membawa masalah dalam hidupnya.

Apa-apaan itu? Menjatuhkannya bersama kudanya ke sungai tanpa rasa bersalah sedikitpun. Hanya meninggalkan kata maaf yang kedengarannya tidak tulus sama sekali? Demi segala makhluk bumi yang bergerak di atas maupun di bawah tanah, Luhan bukanlah tipe gadis yang luluh hanya dengan tatapan memikat seorang pria berwajah bak Dewa Mitologi Yunani. Untuk apa tampan tapi tidak punya belas kasih?

Cuih, bahkan seorang pengemis akan mencampakkan uang pemberian dari seseorang jika uang itu diberikan tanpa ketulusan.

"Yifei, kemarilah. Nenek sudah menyiapkan makan malam. Sebaiknya kudamu itu juga diberi makan. Bajumu juga sebaiknya diganti dan kau berbenah dulu." Ucap Nenek Han panjang lebar.

Luhan menurut. Segera bergegas menuruti perintah Nenek Han lalu berjalan menuju ruang makan.

"Nak, ada apa denganmu? Kenapa mukamu kusut begitu?" Tanya Nenek Han.

Luhan hanya mencebikkan bibirnya kesal. "Aku kesal sekali, Nek."

Sementara itu, Nenek Han hanya tersenyum misterius. "Kesal kenapa? Dan kenapa mukamu merah-merah begitu? Kau habis jatuh cinta ya?" Goda nenek Han.

"Astaga, Nek. Aku bukan perempuan macam-macam." Ucapnya, membuat gestur jijik dengan matanya yang bergerak sembarangan. "Aku hanya kesal karena tadi didorong hingga ke sungai oleh seorang laki-laki tampan tapi tingkahnya membuatku mual."

"Eeeh, tampan ya? Ooh, jadi Yifei kecil ini sedang jatuh cinta." Goda Nenek Han lagi.

"Nek, komohon. Laki-laki dingin seperti itu sama sekali bukan kriteriaku. Aku tidak menyukai gayanya. Sungguh."

"Baiklah, baiklah. Tapi jika benar kau jatuh hati dengannya, Nenek tidak akan mau mendengar celotehanmu nantinya." Ujar Nenek Han, bercanda.

"Nek, ayolah!"

🌟

🍁

🍂

"Shixun? Kau datang?"

Wanita itu perlahan membuka matanya. Menyesuaikan raga dengan pemandangan sembari mengumpulkan seluruh nyawa. Derap langkah tegap itu membuatnya semakin tersadar.

"Iya, Mama. Aku datang lagi." Ujar lelaki itu— Shixun, lalu mengecup pelan pipi sang ibu.

"Kau datang sendiri? Ayahmu kemana?" Tanya wanita itu lagi.

"Baba sedang ada pertemuan dengan Kaisar. Aku tidak bisa membiarkanmu disini sendiri, Mama. Karena itu aku meminta tangan kananku untuk sementara menggantikan tugasku."

"Hmm, baiklah. Kau tidak apa-apa dengan bau obat-obatan disini, nak? Kau tahu 'kan kalau rempah-rempah di Korea sedikit berbeda dengan Cina?"

"Ma." Shixun menggenggam kedua tangan sang ibu. "Aku tidak apa-apa. Biarlah aku disini menemani Mama selama Baba masih dalam tugasnya."

"Terimakasih, Nak."

"Permisi, Yang Mulia Putri." Salah seorang perawat datang ke ruangan itu. Di tangannya terdapat obat tradisional yang hendak dibawakannya kepada wanita itu.

"Perawat Myung. Berikan obatnya padaku, biar aku yang memberikannya langsung pada Eomma." Shixun berujar dengan Bahasa Korea yang fasih.

"Baiklah, Sehun. Dan ku doakan semoga Putri Baekhyun cepat pulih." Ucap Perawat Myung lalu melangkah pergi.





Wang Shixun. Pria yang tadi menabrak Luhan hingga terjatuh ke dalam sungai. Dia memacu kudanya dengan buru-buru karena sedang merawat ibunya yang sedang sakit.

Sebenarnya alasan yang tadi dilontarkannya pada Luhan adalah basa-basi. Shixun meminta izin untuk tidak bertugas sementara dikarenakan ibunya sedang sakit. Dan disinilah ia, komplek istana Kerajaan Silla yang menjadi lokasi dirawat ibunya sekarang.

Ibu Shixun, Putri Baekhyun ke-10, merupakan anak bungsu dari Raja Silla yang telah lama mangkat. Raja Silla terdahulu memiliki banyak sekali selir. Tercatat dalam sejarah kalau Raja saat itu memiliki seorang istri sah beserta lima belas belas selir wanita yang melahirkan baginya dua puluh tiga anak laki-laki dan empat belas anak perempuan.

Di antara tiga belas saudara tiri perempuannya, Baekhyun merupakan satu-satunya anak perempuan yang dilahirkan oleh Ratu Hyeonhee yang merupakan istri sah sang raja. Kakak seibunya yang lima belas tahun lebih tua darinya telah diangkat menjadi raja saat Baekhyun masih kanak-kanak. Kakak laki-laki Baekhyun sangat menyayanginya. Karena itu, ketika Baekhyun sakit, sang kakak dengan sukarela meminta adiknya dirawat di Korea.

Baekhyun bukanlah seorang yang lupa asal usulnya. Setiap peringatan hari besar kerajaan, ia berusaha hadir meski banyak kendala yang mungkin terjadi. Keberanian serta kegigihannya, sikap bertanggung jawab serta cinta keluarga, hal itulah yang membuat sang kakak begitu menyayangi Baekhyun.







"Jadi, bagaimana keadaan Mama sekarang?"

"Sudah membaik. Lusa Mama sudah boleh kembali. Jadi kau harus cepat kembali pada tugasmu, oke?" Baekhyun menyentil pelan hidung anaknya.

Menggulir matanya ke bawah, Baekhyun merasa ada yang berbeda. Tepatnya di jari kelingking kiri Shixun. Wanita itu merasa asing dengan cincin batu berwarna ungu muda dengan hiasan berbentuk kepala naga emas di jari kelingking Shixun.

Sebelum-sebelumnya, Baekhyun tidak pernah melihat cincin itu di jari Shixun. Lagipula, mana mungkin seorang lelaki seperti anaknya mau memakai aksesori perempuan.

"Shixun."

"Hmm?"

"Itu cincin siapa?" Baekhyun bertanya dengan telunjuk yang menunjuk ke jari kelingking kiri Shixun yang kini terhias cincin batu berwarna ungu muda dengan hiasan kepala naga emas di atasnya.

"Oh, ini." Shixun pun sama terkejutnya dengan Baekhyun. Cincin batu itu, itu pasti punya gadis cerewet yang tak sengaja ditabraknya dalam perjalanan menuju Korea.

"Ini pasti cincin gadis cerewet itu. Ah, benar. Lagipula kenapa bisa cincinnya muat di tanganku? Padahal tangannya itu 'kan kecil sekali." Shixun membatin, dirinya mematung sebelum suara sang ibu membuyarkannya.

"Shixun? Ada apa, nak?"

"Hehe, tidak apa-apa, Ma."

"Ishh, kau belum menjawab pertanyaan Mama."

"Besok saja, Ma. Lagipula Putri Negeri Silla ini harus tidur dengan nyenyak supaya bisa pulang dengan selamat." Ucap Shixun lalu menyelimuti tubuh ibunya dan beranjak pergi.

"Shixun..." Putri Silla itu berteriak kesal.

"Iya, Ma. Aku juga menyayangi Mama. Selamat malam."

🌟

🍁

🍂

Sementara itu di rumah Nenek Han..

"Astaga, cincinku!"

Luhan baru menyadari kalau cincin batu di jarinya telah hilang entah kemana. Gadis itu berniat untuk mencarinya di seluruh sudut rumah. Namun ia tidak menemukannya sama sekali.

"Ya ampun, dimana cincin itu? Apa dia jatuh di dalam sungai? Oh, aku tidak bisa merelakan itu terjadi. Aku ingin cincinku!" Ucap Luhan kecewa. Bibirnya mencebik kesal, matanya mulai basah.

"Hiks, padahal itu satu-satunya pemberian dari Mama yang aku bawa kemari. Astaga, kenapa kau ceroboh sekali, huaaaa.."

Gadis itu mulai menangis. Tidak terima jika cincin kesayangannya harus jatuh tenggelam karena ulah Pria Rupawan yang sialan itu. Jika saja ia tidak bertemu dengan pria itu, mungkin cincinnya masih ada di tangannya sekarang.

Luhan sekali lagi bersumpah, jika ia bertemu laki-laki menyebalkan itu. Luhan akan segera menarik pria itu lalu menceburkannya ke dalam lautan penuh ikan hiu lapar. Supaya pria itu bukan hanya mendapat basah, namun mendapat kesempatan bertemu ajal di usia muda.
















..TBC..

Ini bukan lapaknya Hunbaek yha.

Baekhyun aku jadiin ibunya Shixun disini. Dia putri negeri Silla, makasih kepada Moon Lovers yang udah muncul sekilas dikepalaku.

Kisah masa lalu Baekhyun itu aku ambil dari Real Life. Aku punya adik (udah passed away) dan jarak usia kami jauh banget, lebih dari 10 tahunlah keknya.

Aku sayang sama dia, tapi ada yang lebih sayang sama dia. Lebih baik dia kembali daripada menderita di dunia karena asma yang dia idap 😭

/Haduuu jadi curhat/

Anyway ini kali terakhir aku fast up ya. Ada proyek besar yang harus kukerjain. Tenang aja, aku bakal usahain untuk ingat kalian kok.

Paipai 👋🏻👋🏻👋🏻

Continue Reading

You'll Also Like

49.5K 3.4K 13
Main Cast : Sehun x Luhan Other Cast : Find it by yourselft. Rating : M Genre : Random ใ…กใ…กWARNING! GENDERSWITCHใ…กใ…ก Hanya berisikan tentang kumpulan Fi...
1K 119 5
cast: Luhan | Wu Yifan | Jihyo(Twice) author:R.A.FXBack Vote and comen Luhan adalah anak dari pasangan perselingkuhan antara tuan wu dan nyonya Xi M...
63.4K 3.1K 30
Dulunya mantan gebetan Sekarang sudah jadi suami Sequel doi:PCY โœ“[291219] ยฉYUNDAEH
8.9K 1.2K 16
HUNHAN GENDERSWITCH FANFICTION [RE-UPLOAD + REVISI FROM FANFICTION.NET] Sehun hanya merasa bahwa dunia ini begitu kejam padanya. Seseorang membunuh k...
Wattpad App - Unlock exclusive features