Prologue

193 54 53
                                        

Kesalahan terbesar yang gue lakuin adalah, telat menyadari semuanya. Dan gue selalu gagal buat lindungi lo.

~Adrian Lintang Kaisar.

Angin berhembus membuat jembatan yang terbuat dari kayu itu bergoyang

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Angin berhembus membuat jembatan yang terbuat dari kayu itu bergoyang. Seorang gadis yang berada di sana tidak merasa takut sedikit pun. Suara ombak laut yang berada di bawah jembatan begitu jelas saling bersahutan.

Mata itu menatap kebawah dengan kosong. Bibirnya yang kering mulai membentuk sebuah senyuman.

"Akhir ceritanya ialah happy ending," ucapnya diakhiri dengan setetes air mata yang turun dari sudut mata kirinya.

"Waktuku memang sudah selesai."

Gak tau udah berapa kali direvisi

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Gak tau udah berapa kali direvisi. Hhh.

 

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 06, 2021 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

EpiphanyStories to obsess over. Discover now