- 6. Rindu -

1.1K 127 19
                                    

Hai, cerita ini emang rada gaje.
Tapi enggakpapa lah!

Kuy komen!
Kuy vote!
Sarangae❤

Kuy komen! Kuy vote! Sarangae❤

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Gabriel marvel Alexander

Gabriel marvel Alexander

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kayla Aurellia Thabita

- H A P P Y R E A D I N G -

Di malam yang sepi ini Kayla menikmati lagu yang ia dengarkan lewat earphone nya. Gadis itu memejamkan matanya sejenak, di atas balkon sendirian. Telinganya merasakan ada suara motor besar lewat di jalan. Ia langsung membuka matanya, ternyata benar itu adalah Gabriel. Malam-malam cowok itu datang, tumben. Ketika akan turun, Kayla mendapat pesan dari Gabriel.

Ayang galak
[Gue di depan rumah lo!]

Kayla bergegas untuk turun, lagian di rumah sedang sepi. Entah kemana sang ibu pergi dengan selingkuhannya.

"Ada apa?" tanya Kayla seraya senyam-senyum bahagia Gabriel datang tiba-tiba.

"Dari mommy, " sembari memberikan bingkissan putih untuk Kayla.

"Paling lo kangen sama gue, alesan ngasih beginian haha." ledeknya,

"Ge'er, ogah ngangenin lo." cetus Gabriel

Lagi-lagi mata Gabriel menangkap sesuatu yang aneh di tubuh Kayla. Lengan mulusnya terdapat biru-biru lebam, apa mungkin dia jatuh? Masa iya? Gabriel tidak mau tahu tentang Kayla. Masa bodoh, cowok itu bergegas untuk pulang lagi. Baru akan menghidupkan motornya, Kayla mencuri cium kilas di pipi Gabriel.

"Muach, hati-hati di jalan sayang. Salam buat Ibu mertua. Makasih bingkisannya," ucap Kayla dengan senang hati, bahagia. Tapi Gabriel hanya menatapnya dengan ogah. Kemudian mengegaskan motornya dengan melaju cepat.

Kayla memastikan kalau Gabriel sudah benar-benar pulang. Iyalah, masa ngumpet.

"Waah, seblak terus jus buah. Ya ampun ibu ngerti banget kalau mantunya belum makan malam." gumam Kayla, raut cerianya memudar air matanya membendung penuh. Ia langsung masuk ke dalam rumah. Mengambil piring untuk makan malam sendiri. Kayla menginginkan keluarga yang harmonis. Mama dan Papa ada di sampingnya, kasih sayang yang tidak terukir bentuknya. Berkumpul bercanda ria, kapan Kayla akan merasakan itu. Bahkan tidak pernah sedikitpun. Dari kecil sudah dibiasakan mandiri. Mandiri tanpa dipedulikan oleh sang mama.

LOVE IN TROUBLE Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang