Part 1

11 0 0
                                        

"hari ini adalah hari pertamaku di Negeri orang, jujur rasanya sangat aneh berada jauh dengan keluarga dan teman di Indonesia apalagi keadaan dan cuaca disini tidak menentu seperti di Indonesia" gerutu Anya sendirian dikamarnya.

"hari ini adalah hari pertamaku di Negeri orang, jujur rasanya sangat aneh berada jauh dengan keluarga dan teman di Indonesia apalagi keadaan dan cuaca disini tidak menentu seperti di Indonesia" gerutu Anya sendirian dikamarnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Anya adalah seorang mahasiswi cantik dan pintar yang mendapat Beasiswa di Texas, Amerika Serikat. Ia tinggal disebuah apartment sederhana yang tak jauh dari kampusnya itu, ia tinggal bersama teman kampusnya yang berasal dari Singapura yang juga mendapat Beasiswa seperti dirinya.

 Ia tinggal disebuah apartment sederhana yang tak jauh dari kampusnya itu, ia tinggal bersama teman kampusnya yang berasal dari Singapura yang juga mendapat Beasiswa seperti dirinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jane adalah teman Anya yang tinggal serumah dengannya di sini, ia berasal dari Singapura, muka Jane sangat sangat Asia karena ayahnya dari Singapura dan ibunya Hongkong.

Keesokan harinya mereka berdua sudah masuk ke kampus dan belajar seperti mahasiswa mahasiswi lainnya. "Anya kok kamu lama banget sih?" Tanya Jane yang sudah menunggu temannya itu dari tadi
"Iya maaf tadi ada pemilihan jurusan peminatan Jen, emg kamu engga ada?" Jawab sekaligus tanya Anya
"Engga ada tuh mungkin besok Kali" jawab Jane
"Owh" ujar Anya

Dua minggu kemudian hasil jurusan peminatan pun sudah keluar dan terpampang di Mading kampus itu, tertera nama Anya dijurusan Modeling dan Jane dijurusan teater, andai sebelumnya mereka mengetahui kalau ada pemilihan ini mereka pasti akan berembuk dulu agar masuk ke jurusan peminatan yang sama namun ya sudah lah mau diapain lagi.

"Coba aja Kalo ekskul Kita sama kan Kita bisa bareng-bareng terus ya Nya" ujar Jane
"Iya gapapa Jane yang penting kan Kita belajarnya disini" ujar Anya
"Iya juga sih" ujar Jane
"Semangat okay" ujar Anya
"Semangat!!" ujar Jane

Hari terus berlalu mereka berdua juga sangat giat belajar demi mendapat nilai terbaik, dan kesibukan mereka pun bertambah karena ekskul mereka yang padat setiap selesai kelas mereka harus ekskul lagi sampai sore.

Sore ini Anya ada ekskul, karena ada pemilihan modelling dan yang dipilih hanya beberapa orang terbaik sebagai perwakilan dari kampus San Alden University untuk tampil dipertemuan antar kampus sebagai brand ambassador dan Anya terpilih menjadi salah Satu dari mereka.

Ceritanya udah di ubah ke Bahasa Indonesia ya temen"

"Hei anak baru, sepertinya bukan dari sini?" ujar seorang perempuan teman ekskul Anya
"Ya aku dari Indonesia senang berteman dengan kalian" ujar Anya
"Haha.. apa kamu bilang teman! Siapa yang nganggep kamu teman?" ujar sekelempok perempuan itu
"Hah, maksud kalian?" Tanya Anya bingung dan khawatir
"Kita ga suka ada orang lain yang lebih baik dari kita, lebih baik kamu pergi dari sini" jawab salah Satu orng dari mereka
"Maksud kamu apa? Aku bener bener ga ngerti" Tanya Anya
"Aku tahu kamu dapet Beasiswa karena kamu pinter kan dan apalagi sekarang kamu mau coba jadi model terbaik disini hah!!!" ujar orang itu sambil mendorong Anya hingga terjatuh
"Aww..." Suara Anya yang kesakitan karena terdorong
"Aku ga bermaksud Kaya gitu seriusan, aku juga gatau kalau aku akan terpilih" ujar Anya
"Halah dasar penjilat" ujar mereka sambil menendang Anya dan pergi

"Ya Tuhan kenapa mereka Kaya gitu sama aku, jujur aku ga tahu apa-apa tentang semua ini, aku aja baru tahu Kalo ada hal kaya gitu di kampus ini, aku disini cuma untuk belajar demi Beasiswa yang aku dapet hiks hiks hiks" ujar Anya dalam hati

Sehabis di bully Anya pulang kerumahnya sendirian Naik Bus, sesampainya dirumah Jane sangat khwatir pada Anya karena ia pulang hingga larut malam dengan keadaan Mata sembab akibat habis nangis.

"Yah ampun Anya kamu dari Mana aja sih sampe malem gini?" Tanya Jane
"Maaf Jane, tadi nunggu busnya lama" jawab Anya
"Owh gitu yaudah Kalo gitu kamu istirahat ya" ujar Jane
"Iya" ujar Anya

Keesokan harinya mereka berdua berangkat bersama dan sesampainya disana mereka berpisah kembali karena mereka beda kelas, di kelas Jane mahasiswa dan mahasiswi sedang mengadakan uji coba sedangkan dikelas Anya sedang belajar sastra Bahasa Inggris, hingga kelas pun selesai dan tiba tiba Anya dipanggil oleh dosennya untuk berbicara sesuatu.

"Ada apa Pak?" Tanya Anya
"Begini Anya, jadi karena point record kamu baik bapak mau kamu ikut ajang perlombaan antar Universitas bagaimana Anya, apa kamu bisa?" Tanya Dosen
"Hah bapak serius, saya mau pak.. saya mau banget" jawab Anya dengan antusias
"Baiklah kalau begitu tolong kamu persiapkan 2minggu ini agar hasilnya maksimal ya" ujar Dosen
"Iya baik pak terimakasih" ujar Anya sambil keluar ruangan Dosen

Setelah keluar dari ruangan dosen, Jane datang menghampiri Anya yang terlihat sangat senang sekali, Anya memeluk Jane seperti orang yang habis dapet rejeki nomplok. Ya memang Anya sangat pintar, ia juga pasti sangat senang bisa menjadi perwakilan dari universitas terbaik dikota ini.

"Anya selamat kamu pasti seneng banget kan" ujar Jane
"Iya Jane makasih ya" ujar Anya
"Oh ya kamu ga ekskul hari ini?" Tanya Jane
"Owh iya, Kalo gitu aku duluan ya Jane byee" ujar Anya sambil pergi meninggalkan Jane
"Ishh dasar pelupa" ujar Jane

Ternyata diruangan Modelling sudah mulai latihan untuk menjadi brand ambassador, beberapa orang yang terpilih pun sudah berbaris diatas panggung, tiba tiba dengan terburu-buru Anya datang dan keadaan hening seketika betapa malunya Anya dihari pertama latihannya ia telat.

Disaat yang lain sedang istirahat pelatih Anya datang dan mengatakan sesuatu padanya.

"Banyak sekali orang yang berlomba lomba untuk menjadi brand ambassador ini Anya. Tapi kamu, kamu menyia-nyiakan itu jangan kamu Kira ini acara sepele Anya" ujar seorang pelatih model
"Aku bener bener minta maaf, aku ga akan mengulanginya lagi" ujar Anya terus menunduk
"Ya sudah kalau begitu" ujar Pelatih model itu

Latihan pun sudah selesai, Anya hari ini benar benar lelah untuk mengejar latihan tadi karena ia terlambat namun itu tidak menjadi masalah besar untuknya karena ia tahu itu salahnya.

Disisi lain seperti biasa Jane sedang mengerjakan tugasnya dirumah sambil santai santai ya berbeda sekali dengan Anya yang sangat rajin, pintar dan ambisius itu, Jane justru malas dan santai namun walaupun begitu dia juga pintar karena ia juga mendapat Beasiswa disini.

"Anya kemana ya, udah malem gini kok belum pulang" ujar Jane
"I"m home" ujar Anya dari luar
"Eh Anya udah pulang" ujar Jane

Anya langsung masuk ke kamarnya dan menutup pintu kamarnya tanpa berkata sepatah kata pun, Jane bingung apa yang terjadi dengan temannya itu, ia selalu pulang malam dengan keadaan lesuh.

Anya segera membasuh tubuhnya, mengganti pakaiannya dan tertidur namun ia bukan benar benar tidur
melainkan menangis, mungkin ia masih memikirkan masalah tadi yang masih terngiang dibenaknya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Nov 10, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

I find youTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang