Hello semua nya aku Jesslyn Aurellia. Salam kenal sama kalian yang mungkin lagi baca cerita ini aku berharap semoga cerita ini bisa buat kalian bahagia walaupun sederhana ( aduh kok jadi bucin sih 😭 ). Yaudah aku hanya berharap kalian suka sama cerita ini.
Disini aku bakalan kasih prolog dulu buat kalian bacanya.
Happy Reading ❤️
Jangan lupa kasih bintang nya 🙂.
06.12 WIB
Seorang perempuan baru saja keluar dari kamar dengan seragam sekolah. Tapi tak heran jika dia berangkat dengan jam seperti ini. Karena dia adalah seorang ketua OSIS yang terkenal dengan hal nya galak, dingin, jutek, dan masih banyak sifat yang dimiliki tapi walaupun dia terkenal dengan hal seperti itu dia memiliki kecantikan yang luar biasa. Bahkan hampir semua cowok yang ada di sekolah itu menyukainya tapi itu hanya lah masalah kecil bagi Jessica Florencia. Baginya kecantikan hanya akan menempel di wajahnya sebentar saja karena saat dia tua maka kecantikan yang selalu di puji-puji oleh mereka akan hilang. Benar?
"Jes"
"Hm" seperti inilah Jessica jika ada yang memanggilnya.
"Gue mau ngomong sama lo tentang rapat nanti" Ardi seorang wakil ketua OSIS yang selalu disanjung atas prestasi yang ia miliki. Ardi terkenal akan kedisplinannya kepada siswa-siswi yang ada di sekolah Jaya Sakti School. Walaupun kelak nanti dia memiliki kekasih, dia tetap akan melakukan tugas nya. Itulah sikap Ardi yang sudah terkenal satu sekolah Jaya Sakti School.
"Lanjut" tetap dengan sikap datar dia ngomong. Ya, itu sudah terbiasa bagi Ardi.
"Jadi nanti pas rapat OSIS, mungkin ada beberapa hal yang perlu gue perhatiin karena sekarang itu banyak siswa di sekolah ini yang ga disiplin. Tapi gue mau ngomong sama lo dulu, gue takut lo ga setuju pas gue ngomong langsung ke mereka. Gimana setuju ga?"
"Iya"
"Oke, thanks"
"Hm" ucap Jessica sambil dengan anggukan
Setelah berbincang dengan Ardi, Jessica langsung menuju ke kelas nya untuk menaruh tas nya di kelas. Belum sampai menginjak kaki di kelas nya, dia melihat ada seseorang di depan kelas nya. Entah mau melakukan apa di depan kelas nya.
"Gue mau cari ketua OSIS katanya dia ada di kelas ini tapi pas gue cari di dalam kelas kosong. Lo tau ga dimana ketos? Luis Fernando seorang cowok Yangs sering dikagumi akan kegantengan ya di sekolah. Sama halnya dengan Jessica, Luis adalah seorang menghemat berbicara selain temannya. Luis selalu berbicara to the point dan yang pastinya dia tidak menyukai kata bertele-tele. Mungkin tanpa disadari Luis, dia sudah berbicara panjang lebar sama Jessica mungkin karena terbawa emosi.
"Gue" dengan sikap datar nya Jessica menjawab.
"Oh, baguslah gue mau ngomong sama LO! Luis sengaja menekankan kata lo di dengan Jessica karena saat ini Luis sedang emosi.
"Lo ga capek apa buat peraturan yang ga masuk akal sama sekaki. Gue tau lo itu ketos di sekolah ini tapi lo ga bisa semena-mena buat peraturan yang ga masuk akal!
"Terus masalah lo apa" kali ini berbeda dengan tatapan tajam dan muka dingin nya karena baru pagi hari aja sudah dibuat emosi dengan orang yang ga dia kenal sama sekali langsung memaki-maki nya.
"Gue mau lo ubah semua peraturan yang buat murid-murid disini ga suka dengan peraturan itu"
"Lo emang siapa?
"Gue? Lo ga perlu tanya gue siapa yang penting lo dengar dan turutin apa yang udah gue ngomong" Tanpa menunggu jawaban Jessica, Luis langsung pergi dari hadapan Jessica dengan muka yang kembali datar dan tatapan tajam nya. Tapi siapa sangka, Jessica ga perduli sama perkataan Luis karena dia punya hak buat peraturan. Dan mulai hari ini hidup Jessica akan dipenuhi dengan MASALAH!
YOU ARE READING
J&L
General FictionTYPO BERTEBARAN!!! Jessica dan Luis bisa dikatakan memiliki sifat dan karakter yang sama. Mereka sama-sama dikagumi oleh siswa-siswi di sekolah Jaya Sakti School. Namun hanya karena peraturan yang dibuat oleh anggota OSIS mereka harus menjadi musuh...
