Kehidupanku benar-benar jauh dari kata sempurna. Ayahku hanya petani sawah yang bekerja di ladang orang lain, sementara Ibuku seorang Ibu Rumah tangga. Ekonomi keluargaku pas-pasan, namun Ayah dan Ibu menyuruhku untuk segera melanjutkan pendidikan di kota.
Jelas aku menolak perintah tersebut. Aku tau jika keluargaku sedang susah, bagaimana bisa aku meninggalkan rumahku ini?
Berhari-hari mereka terus membujukku untuk pergi ke kota dan melanjutkan pendidikan disana, tapi jawaban yang ku berikan selalu sama, Menolak. Aku tidak ingin menjadi beban dalam hidup mereka.
Hingga akhirnya, aku menyerah untuk menolak permintaan mereka. Ayah mulai sakit-sakitan, hal itu yang membuat aku mau tidak mau harus melakukan permintaan tersebut. Lusa adalah hari keberangkatanku, namun rasanya tak tega meninggalkan mereka yang sangat membutuhkanku disini.
Ibu turut serta membantuku mengemasi barang yang akan ku bawa. Beliau terus menasihati juga mengingatkan agar aku bisa menjaga diri disana. Aku mengangguk menerima nasihat itu. Akan ku simpan nasihat dan omelan itu di dalam kepalaku.
Tak terasa, dua hari telah ku lewati. Selama itu, aku hanya mengurung diri di dalam kamar. Tidak berani keluar untuk sekedar membantu Ibuku. Aku menunggu bus yang lewat di sekitar daerahku sembari memainkan ponselku.
Tin! Tin!
Aku menolehkan kepalaku pada asal suara tersebut. Senyumku merekah kala melihat kendaraan yang ku tunggu akhirnya sampai. Satu jam aku menunggu bus kuning itu datang. Aku segera naik dan duduk di salah satu kursi kosong. Bus mulai berjalan meninggalkan daerahku.
'Inilah kisah antara Aku, Dia, dan Takdir'
To Be Continue
Hey, kembali lagi bersama aku. Dengan cerita baru dan tentunya dengan genre yang berbeda. Kalian bisa liat blurb/ Sinopsis-nya, dan coba tebak siapa nama pemain kita.
Iya, tau, Work sebelah belum siap tapi udah buat cerita baru. Gapapa, aku mau buat genre yang beda aja. Siapa tau suka 'kan? Kalo suka, tentunya Vote dan Komen dong. Spam Komen kalo bisa, share ke teman kalian lebih bagus.
Next? >>
alsa_ti01
2020.10.27
YOU ARE READING
Never Gone
Teen Fiction|Follow dulu sebelum baca| (Baca sampai habis kalo bisa) Hidup Eisha yang awalnya tenang, kini terusik karena kehadiran seorang pemuda. Entah apa yang dipikirkan pemuda itu hingga ia mau repot untuk mengganggu kehidupannya. Satu hal lain yang ditaku...
