H A P P Y R E A D I N G ! !
Di sebuah kamar dengan nuansa putih ratu masih tertidur dengan lelap. Dia tidak menghiraukan alarm yang sedari tadi berbunyi memekikan telinga. Jam dinding menunjukan pukul setengah 7, yang artinya ratu akan terlambat ke sekolah jika dia tidak segera bangun.
Bi inah, pembantu dirumahnya akhirnya masuk dan membangunkannya.
"Non bangun udah siang, kan ini hari pertama non ke sekolah" kata bi inah,
"Lima menit lagii bii, nanggung" jawab ratu yang masih setengah sadar.
"Udah setengah tujuh non, kalo non gak bangun nanti telat berangkat sekolahnya"
"Iya bi, ini ratu bangun."
Setelah bi inah keluar dari kamar, kemudian ratu bangun dan beranjak dari tempat tidurnya. Dia bergegas mandi dan siap-siap ke sekolah.
Setelah selesai, dia menuruni anak tangga untuk menuju ke lantai bawah. Sepi. Itulah yang setiap hari Ratu rasakan, di rumahnya hanya ada ia dan juga bi inah.
Namun Ratu tidak ingin terus menerus memikirkan itu semua, sekarang dia harus segera berangkat ke sekolah barunya jika tidak ingin terlambat.
Ratu sengaja pindah sekolah karena ia ingin menjalani hidup dengan lembaran baru, meninggalkan masa lalu yang menurutnya sangat kelam. Sesuai dengan rencana awalnya, yaitu berpenampilan nerd sampai waktu yang ia sendiri belum bisa tentukan.
Dia akan menjadi sosok baru di sekolahnya yang sekarang untuk mengungkap sebuah rahasia yang ia sendiri belum tau kebenarannya. Ia hanya berharap bisa cepat menemukan apa yang ia cari.
-----------
Hari ini Ratu berangkat dengan penampilan nerd-nya menggunakan sepeda motor matic. Sebenarnya bi inah sudah melarang Ratu menggunakan sepeda motor dan menyuruhnya untuk diantar supir saja. Tetapi bukan Ratu namanya jika ia dengan mudah merubah keinginanya.
Sesampainya di sekolah, ia segera memarkirkan motornya. Karena hari yang sudah siang dan tentunya parkiran sudah ramai dengan kendaraan murid lain, ia memakirkan motornya di sembarang tempat. Disebelah jajaran motor besar yang membuat motornya keliatan sangat mungil. Setelah memarkirkan motornya, ia kemudian mencari kelasnya yaitu di kelas XI MIPA 2.
Diperjalanan mencari kelasnya, banyak pasang mata yang memperhatikan Ratu dengan tatapan yang mungkin keliatan 'aneh'. Tak ada satupun tatapan memuji yang Ratu dapatkan dari mereka.
"Wah ada murid baru nih kayaknya, tapi kok nerd yaa"
"Ihh nerd kok bisa sampe sini sii, pasti anak beasiswa"
"Biasanya anak baru cantik, nah ini nerd"
Dan masih banyak lagi perkataan yang tidak mengenakkan terlontar dari siswa yang berada di sekitar koridor kepada Ratu.
Tapi Ratu tidak terlalu memusingkan hal itu, toh dia kesini untuk sekolah, bukan buat nyari sensasi apalagi ndengerin bacot orang-orang.
Setelah cukup lama berkeliling yang menyebabkan ia harus mendapat banyak tatapan aneh dari orang -orang di sekitarnya, akhirnya Ratu menemukan ruang kelas yang ia cari.
Suasana kelas cukup ramai karena mungkin sedang jamkos. Kemudian Ratu memasuki kelasnya, siswa yang ada di dalam kelas tersebut hanya memperhatikan Ratu sekilas lalu kembali sibuk dengan aktivitasnya masing-masing.
Ratu sedikit bersyukur, karena ia tidak lagi menjadi pusat perhatian seperti pada waktu ia berada di koridor. Ia segera mencari tempat duduk yang kosong.
Setelah mendapatkan apa yang ia cari, ia segera mendudukkan dirinya di kursi tersebut. Tepatnya kursi nomor dua dari belakang. Di sebelah kursi tersebut ada siswi perempuan yang terlihat sedang bermain handphone dan tidak ikut bergabung dengan siswi lainnya.
Menyadari ada seseorang yang duduk di sebelahnya, siswi itu menghentikan aktivitasnya bermain handphone dan melihat Ratu yabg sudah duduk disebelahnya.
"Hai, anak baru ya?kenalin gue Sakia Anatasya, panggil kia aja, lo?"
"Emm hai, gu eh maksudnya aku emm iya namaku Ratu"
"Jadiiii gue atau aku nihh? Gak usah kaku gitu kali, selow aja sama gue"
"Emm oke gue aja deh"
------
Thanks yang udah mau bacaaa, terus support yaa, maaf basanya masih belepotan wkwkw, cegiss sayang kaliannn🐰
S E E Y O U N E X T C H A P T E R 💛
YOU ARE READING
KEIVAN
Teen FictionKeivano Gio Adrian Seorang badboy, most wantednya SMA Garuda, tergabung dalam sebuah geng bersama teman-temannya, bukan cowok yang dingin, bukan juga cowok yang care. Andita Keisya Ratuliu Cewek dengan sejuta rahasianya, berpenampilan nerd, dengan m...
