SEBUAH PERTEMUAN

192 50 21
                                        

Cast utama :
Syeina Prameiiwari mull
Zeno putra davidshin
Debo bram alathas traill

Bissmillah... happy reading & boleh tinggalkan saran agar penulis lebih baik lagi ^_^ ... thxU

*********************************************

Perkenalkan... Syeina si pelupa, biasa di panggil Sye. Syeina mahasiswa baru tingkat satu di sebuah universitas. Syeina adalah mahasiswi termuda di kelas, karena saat itu umurnya baru 18 tahun... Sebagian teman kelas tidak menyangka Syeina masih semuda itu, dikarenakan postur tubuhnya yang terbilang bongsor. Syeina adalah si periang yang murah senyum dan tertawa, gampang berbaur dengan orang baru yang tidak malu untuk menyapa duluan. Dia mengekos di sebrang kampusnya, karena tempat tinggalnya jauh dengan kampusnya. Syeina adalah anak pertama dari dua bersaudara dan dia berasal dari keluarga yang sederhana.

Lanjut ke pertemuan Syeina dengan laki-laki yang di kaguminya, sebut saja laki-laki itu Zeno.

Zeno adalah laki-laki yang hampir mendekati kata sempurna, walaupun masa lalu nya bisa dibilang kelam. Zeno si tubuh tinggi, badan perfect, wajah tampan, pintar juga dapat, ibadah lancar. Seperti yang dibilang tadi, dia hampir mendekati kata sempurna. Tetapi, setiap manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang sudah Tuhan ciptakan. Zeno bukan lulusan SMK baru, dia sebelumnya sudah bekerja beberapa tahun di suatu perusahaan sebelum masuk universitas ini, karena dia lulusan SMK beberapa tahun ke belakang. Zeno pun kos di sebrang kampus, sama hal nya dengan Syeina, hanya saja agak jauh dari kos nya Syeina. Zeno juga anak pertama dari 3 bersaudara, dan berasal dari keluarga sederhana juga.

Tempat asal Zeno dan Syeina juga berbeda, mereka berbeda kabupaten tapi satu provinsi. Zeno jauh lebih tua umurnya dibanding dengan Syeina, mereka beda 7 tahun. Zeno bisa disebut tertua di kelas, dan Syeina yang termuda. Zeno berusia 25 tahun.

Sebuah pertemuan mereka yang berawal ketika memasuki kampus, yang dimana sama-sama menjadi anak baru atau tingkat satu. Siapa sangka awal pertemuan mereka tidak menyenangkan???

Masuk pada pembelajaran di hari pertama. Dimana Syeina sebagai sekertaris dan Zeno sebagai komting kelas nya... Untuk pembelajaran pastinya ada absen siswa dan itu tugas Syeina (sekertaris). Hari pertama pembelajaran, Syeina lupa tidak membawa absen siswa di ruang prodi, dibawah kelas. Karena kelas mereka berada di lantai dua. Syeina lupa membawa absen karena dia terburu-buru, takut terlambat dihari pertamanya masuk kampus. Zeno sebagai komting otomatis menanyakan kelengkapan kepada setiap penanggung jawab untuk memulai pembelajaran.

Tiba-tiba Zeno menghampiri Syeina yang sudah istirahat duduk dalam posisi wenak, karena Syeina berangkat ke kampus sambil berlari, saking takut terlambatnya di hari pertama masuk kampus. Zeno menanyakan absen siswa kepada Syeina...

"Sye absen mana? sudah di ambil?" tanya Zeno.

"Ya ampun, aku lupa bawa No. Aku buru-buru tadi takut telat. Absen nya masih di bawah di ruang prodi." balas Syeina berbicara santai dengan Zeno, karena awal pas masuk kampus dia tidak tahu kalau Zeno jauh lebih tua darinya.

"Eh Sye! Ambil dulu ini dosen nya sebentar lagi datang, gimana sih kamu ko bisa sampai lupa!" balas Zeno dengan nada tinggi.

"YA!!!" Syeina yang kaget karena nada bicara Zeno seperti itu.

Syeina langsung berdiri dan agak menyenggol Zeno ketika mau jalan keluar dari kelas. Dan otomatis wajah Syeina berubah, langsung cemberut dan mood pagi harinya pun langsung rusak. Syeina berjalan ke ruang prodi untuk mengambil absen siswa. Sambil menaiki tangga, Syeina terngiang dengan sikap Zeno. Syeina terheran-heran kenapa Zeno bisa seperti itu padanya, padahal ini masalah sepele. Entahlah Syeina bingung sendiri dan tidak mau ambil pusing, walaupun rasa kesalnya masih ada dan tidak tau kapan rasa kesal itu akan hilang.

Sampai di kelas setelah mengambil absen, Syeina langsung menyimpan absen itu di meja dosen. Dia melewatkan Zeno yang akan mengambil absen dari tangannya, melirik sebentar pun tidak, dan menghiraukan perkataan Zeno, saking kesalnya Syeina dengan sikap Zeno tadi. Karena Syeina adalah tipe orang yang tidak suka dengan bentakan, walaupun itu hanya nada tinggi.

Begitulah kesan pertemuan pertama mereka yang benar-benar tidak enak untuk dikenang...

----------------------------------------------------------------------------

Tapi entah mengapa, seiring berjalannya waktu Syeina mulai menyukai sosok Zeno.
Ada apa dengan Zeno?
Ada apa dengan sikap Zeno?
Apa yang dilakukan Zeno, sehingga Sye bisa menyukainya?

Sepertinya Syeina kena batunya, dari pepatah 'Benci Jadi Cinta' .

Mencintai Sendirian Adalah TantanganStories to obsess over. Discover now