Angin berhembus menerpa wajah cantik seorang gadis yang tengah berdiri di depan sebuah pohon, mata gadis itu mengarah pada sebuah bangunan kecil di atas pohon ini. Kakinya perlahan menaiki kayu-kayu yang menempel pada batang besar yang menjadi tangga untuk ke atas sana
Gadis itu terduduk di rumah pohon yang sudah penuh daun-daun berjatuhan. Tangannya terulur untuk menyapu daun daun tersebut hingga berjatuhan
Hufft, hembusan berat keluar dari bibir sang gadis. Ia duduk di tepian, matanya terpejam
Tring, suara notifikasi handphone gadis itu terdengar
Vera
Ayuraa, lo dimana?
Jari-jari lentik milik gadis bernama Ayuraa itu menari di atas keyboard mengetikan balasan untuk temannya
Ayuraa
Rumah Pohon
Tak ada balasan lagi diseberang sana, Ayuraa mengedarkan pandangannya
"Kak arel tunggu, ini daunnya ngga mau lepas dari kaki Raa," gerutu Ayuraa, kakinya tersangkut di daun daun rambat
Farellio atau kerap di panggil Arel oleh Ayuraa tertawa melihat sahabatnya itu, langkah kaki pria itu menghampiri gadis dibelakangnya tadi yang tengah berjongkok
"Sini gua bantu," ucap Farel, tangannya terulur membantu melepaskan daun rambat dari kaki Ayuraa
"Kaka selalu bantu Raa, Raa ngga bisa bayangin kalau kaka -."
"Jangan dibayangin kalau gitu," ucap Farel memutus omongan Ayuraa
Setetes cairan bening turun dari mata Ayuraa. Mata Ayuraa terpejam kuat
"KAK AREL!!!" Teriak Ayuraa
───────────────
Halo, semua.....
Semoga suka dengan cerita saya ya...
YOU ARE READING
Maybe You
Teen FictionAyuraa gadis dari keluarga sederhana yang harmonis di pertemukan dengan para sahabat nya yang memiliki masalah tersendiri. Ia bagaikan bunga matahari yang memberikan sinar dan kebahagiaan dengan sikap lemah lembut dan periang nya Namun gadis itu tid...
