1.🍁Hujan Sore Hari

1.3K 48 2
                                        

Belum dewasa namanya,kalau belum bisa mengatur perasaan

-Anya Geraldino Abraham-

------------

Happy Reading!

Setelah pulang sekolah,Anya tak langsung pulang dari sekolahnya.Ia pergi ke sebuah cafe yang cukup terkenal di kalangan para remaja di sekolahnya.

Sesungguhnya Anya cukup penasaran,mengapa para sahabatnya selalu bersikeras mengajaknya kesini.

Anya duduk di pojok cafe dengan menggerai rambut panjangnya.Ia mengenakan jaket boomber berwarna army.

Ah,berdua tapi merasa sendiri-pikir Anya.

Ya,tadi Anya sempat mengajak Arka pergi bersamanya.Namun cowok itu menolak mentah-mentah dengan menyentak tangan Anya.

Anantha Arkanditto Mahendra.

Cowok keras kepala,dengan sejuta pendirian.Arka pangeran sekolah.Bersyukur Anya bisa memiliki Arka.

"Hey sendirian aja!"sapa seorang cewek bertubuh kurus.

Anya mengangkat kepalanya,matanya tak fokus lagi kepada handphone yang ada di genggamannya.

"Fini,gila lama amat datengnya.Abis ngapain sih, Fin!"balas Anya mempersilahkan Fini duduk.

"Lagi lo juga kesini gak ngomong dari tadi,pas gue udah separo jalan,lo telpon gue,puter balik lah gue,Anjir,macet dijalan!"Fini mengerucutkan bibirnya.

Anya hanya terkekeh.

Tak lama minuman pesanan Anya datang.

"Jadi lo gak mesenin gue nih ceritanya?"sinis Fini.

Anya jengah,ia hanya memutarkan bola matanya.

"Udah dibayarin,mau dipesenin juga?Pesen sendiri sono."balas Anya.

"Nya,lo ngapa gak pernah ngajak Arka sih?"tanya Fini sedikit penasaran.

Anya hanya terdiam sambil menikmati minumannya. Mengangkat bahunya acuh.Sejujurnya,tanpa ditanya pun Anya mau mengajak cowok itu.Tapi apalah daya,cowok itu selalu menolak dengan segala cara.Dari yang halus sampai yang kasarl

Arka<3

|Dmn?

Ponsel Anya berdering.Gadis itu segera membuka ponselnya.

Ah ternyata kekasihnya.Anya cukup heran,mengapa Arka tiba-tiba menanyakan keberadaanya.Biasa nya saja cowok itu memilik tidak perduli.

Me:

Dikafe dkt sekolah.|
Kenapa Ka? |

Tak lama ponsel Anya bergetar lagi.namun isinya membuat  Anya menyurutkan senyumnya.

Arka<3

|Mama lo,nyariin.Dikirain sm gue.
|Plg skrg,gausah nyusahin gue.
|Plg sndri!

"Sama sapa sih lo chattan,kok langsung cemberut gitu?"tanya Fini membuyarkan lamunan Anya.

Cewek itu hanya menggeleng lantas tersenyum.Lagi-lagi merahasiakan semuanya,

Setelah menghabiskan hampir satu jam di kafe,Fini beranjak pulang dengan dijemput sopirnya yang tadi pergi.

ARKANYAWhere stories live. Discover now