Jadi anak SMA, bukan hal yang mudah buat gue. Harus melewati beberapa tahap. Mulai dari perkenalan lingkungan, sekolah, sampai gebetan. Rasanya beda sama zaman SMP. Tapi inilah hidup gue, dan gue nggak menyalahkan Tuhan untuk ini.
Banyak hal yang bisa gue pelajari disini. Termasuk ketika gue mulai mengenal dia. Dia, orang yang mampu memberikan warna warni di kehidupan gue setelah keluarga. You know who?
Ceritanya panjang plus berkelok-kelok. Serasa jantung mau copot. Kalau gue nggak kenal dia, mungkin sekarang gue nggak seperti ini. Yang aktif dan pecicilan. Jahil pula...hahaha
Gue bersyukur sama Tuhan, bisa mengenalnya. Walaupun ada pertemuan yang ujung-ujungnya perpisahan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Must Be Happy
Teen FictionMenjadi Isa perlu kesabaran extra besar. Karena masalah yang dihadapinya bukan hal sepele. Ini tentang perasaan, persahabatan, dan perjuangan. Terlebih setelah ada nama Fadi dihatinya. Dan Isa tak tau pasti, pantaskah ia?
