Sosok yang begitu menawan,
Ucapannya begitu lirih...
Bahkan,...
Hembusan anginpun lebih kencang terdengar daripada suaranya...
Tatapannya begitu teduh, sepertihalnya awan yang menutupi matahari dikala siang yang sangat terik...
Senyumnya ....
Ah,... tak kuasa ku melukiskannya....
Begitu indah,...
Membuatku susah tidur hingga sekarang....
Satu senyuman yang merobohkan seperempat iman.....
Namanya?
Ah, belum berani ku bertanya padanya,....
Apalagi temannya....
Cukuplah, jangan biarkan api ini membara,.......
YOU ARE READING
Bungkam!!
PoetryTentang aku, kamu, dia dan mereka yang selalu tertawa bahagia di balik jendela.
