Namaku Ditya, Lengkapnya Ditya Dwi Fahruri aku anak kedua dari 2 bersaudara.
hari ini adalah hari di mana ke-10 kalinya aku mengikuti tes kerja.
Sebenarnya aku udah pernah berpengalaman kerja di mana aja. Tapi aku rasa sekarang aku mau mencari Pekerjaan yang sesuai dengan keahlianku aja.
Umurku baru menginjak 20 tahun, tua ya? Yaudah sih iya tua.
Pokonya kalau yang terakhir ini aku gagal ikut tes kerja lagi, Dahlah males mau jadi Joker aja. Nanti kalau udah gak males baru lanjut nyari kerjaan lagi.
Ekspetasinya sih, kalau aku udah keterima kerja di perusahaan, aku ingin beli skincare korea gitu biar glowing abis itu di lamar cowok yang muka nya mirip Goo Junhoe, artis korea itu loh, kalian tau gak sih? Ah dahlah males. kalian pasti gak tau.
.
.
.
Byurrrr
Byurrrr
.
.
"Abis mandi tolong ibu ya, Dit." Mama ku berteriak dari lantai bawah, sementara aku sedang menyisir rambut di depan meja rias di dalam kamar, lantai atas.
Heran kadang sama Mama, padahal Putrinya lagi siap-siap dandan cantik buat menjemput masa depan cerah,
Itu pun kalo tes kerja nya lolos. Tapi sempet-sempet aja nyuruh ini itu di saat lagi urgent gini. Padahal kan ada si Andre Kakak Lelaki ku yang setiap hari kerjaan nya cuma ngurusin si Oyen di akuarium. Kenapa ga si Andre aja yang di suruh?
Btw Kakak ku Namanya Andre Wahid Fahruri panggil aja Bang Andre. Umurnya cuma beda dua tahun sama aku.
Kerjaan nya Bang Andre di rumah cuma Molor, ngampus, makan plus meledeki ku sama satu lagi ngurusin ikan hias warna orange di akuarium. Beruntung sih dia masih bisa kuliah karena di biayai oleh Ayah angkatnya. Dan satu hal lagi semua ikan hias nya di beri nama Oyen oleh nya. Gatau lah otaknya di mana Bang Andre ini.
Setelah membantu Mama, aku ijin berangkat. Aku berangkat bareng Bang Andre dengan motor mio nya. Ya tumben sih dia lagi baik sama aku. Biasanya kita di rumah udah kaya prajurit yang selalu bertarung.
Aku dan Bang Andre Berangkat
.
.
.
Setelah sampai di tempat tujuan aku turun,
"Ha?"
Aku kaget.
"Lu beneran mau ikut tes kerja di sini, dek?" Tanya Bang Andre mastiin.
Sementara aku cuma bingung dengan hal yang ada di depan ku.
"Toko Bangunan?" Tanya Bang Andre lagi terheran heran.
"Mungkin kita salah alamat, Bang." Jawab ku yg ikut Bingung.
"Lah gimana sih lu yang mau kerja." Kata Bang Andre.
Dan pada akhirnya Kita berdua pun bingung dan entah kenapa jadi serba bingung saat itu, dan saat itupun memang membingungkan untuk kita yang harusnya tidak menjadi bingung.
ESTÁS LEYENDO
How Future - (Sekilas Cerita Untuk Anda)
Novela JuvenilSebuah kisah yang endingnya bikin bingung.
