"woy acha kantin kuy" teriak shila di ambang pintu kelas.
Acha yang merasa dirinya dipanggil pun bergegas mengmasukan buku-bukunya ke dalam tas dan menuju ke kantin bersama cs nya.
Saat acha berjalan menuju keluar kelas tidak sengaja dia menginjak tali sepatunya sendiri dan.
Brukk
"aww tali sepatu syalan" umpatnya menyalahkan tali sepatunya yang tidak terikat. Berusaha berdiri dengan meringis agak kesakitan, dia terpaku seolah menjadi patung.
Tak disangka ada tangan kekar dihadapanya ,mendongak ke atas memastikan siapa yang memberi uluran,merasa tidak percaya acha nemandang lelaki itu lama lalu membuang muka.
Dengan perasaan yang campur aduk antara percaya dan tidak percaya dia membalas uluran tersebut. Lelaki itu tersenyum miring dan saat acha berusaha berdiri tiba-tiba uluran tersebut dilepaskan. Bokong acha mendarat mulus di lantai. Senyum kemenangan pun terukir di bibir lelaki itu,menyebalkan bukan.
"awww storm tega banget sih lo" teriak acha yang dari awal tidak yakin dengan uluran tangan storm, dia hafal sifat temanya yang satu ini jail,ngeselin,pembuat masalah tapi jujur dia tampan dan sangat famous.
"WOY ACHA LO LAMA BANGET SIH,CACING DI PERUT GW UDAH PADUAN SUARA NIH" teriak aurel dari luar kelas.
"SABAR WOY" saut acha dari dalam sambil berusaha berdiri.
Dikantin.
Acha duduk disamping aurel didepanya ada shila dan ell.
"pak mie ayam 4 sama es teh 4" ujar shila kepada bapak-bapak kantin namanya pak darso.
"siap neng shila" sambil menaruh tanganya didepan mata melambangkan kata oke.
Acha pov
"eh ell nanti temenin gw beli hodie kuy" ajak acha membuyarkan teman temanya yang asik dengan hp.
"sory cha gw ada janji sama dave"
"ohh yaudahhh,kalau aurel mau nggak?,mau ya pliss mau" rengek acha sambil memasang muka memohon.
"nggak bisa aku harus nemenin mama ke salon" lagi lagi penolakan kedua kalinya hanya tersisa satu, ya shila.
"shil,temenin gw ya" acha memohon kepada shila.
"sorry cha gw mau jalan sama jeno" penolakan ketiga kalinya.
"maaf ya cha kita terlalu sibuk" ucap aurell sedikit senyum agar acha tidak kecewa.
"makanya cari pacar dong" ejek ell kepada acha.
"mentang- mentang ya punya pacar,awas aja kalian" acha lansung membuang muka layaknya orang marah.
Skip aja yaw.
Acha mengeluarkan motornya dari parkiran sekolah,acha bukan anak orang yang rendah tapi emang dianya pengen naik motor. Acha tidak famous dan rendah hati,tapi jangan salah dia anak dari keluarga terpandang.
Saat mengeluarkan motornya dia tidak sengaja menyengol pria dan acha pun turun untuk meminta maaf karena pria yang tersenggol motornya sampai tersungkur ketanah.
"ehh maaf ya gw tadi gak sengaja" ucap acha dengan perasaan cemas karena dia takut lelaki itu marah.
"acha kalau naik motor lihat-lihat dong!kalau masih nuub ya gausah naik motor,mending naik angkot aja" tegas storm sampai raut wajahnya berubah menjadi agak merah.
"eh elo, kalau tau elo mah gw lanjut tadi" ujar acha langsung meninggalkan storm.
"eits bentar dulu" dengan cepat storm menyambar tangan acha.
ESTÁS LEYENDO
Unexpected Insident
Novela JuvenilKisah tentang Acha yang diam-diam mulai mencintai seorang pria,tapi mengapa harus dia apakah tidak ada pria lain? Dia storm, pria jangkung berkulit putih dan hidung mancung. Tergolong dalam kategori sempurna tetapi Acha tidak pernah akur dengan pri...
