Prolog

45 7 5
                                        

Telat lagi,biarlah ini sudah kesekian kalinya. Gadis itu langsung bergegas ke luar rumah untuk pergi ke sekolah meski ia yakin gerbang sekolah sekarang telah tertutup. Gadis itu menghampiri motor kesayangannya sambil menyalakan mesin motor dan menstaternya, tanpa hitungan detik pun ia sudah pergi meninggalkan rumhanya. 

"Oke target kali ini 5 menit nyampe sekolah " Gumamnya .

Dengan cepat motor yang gadis itu kendarai melewati beberapa deretan mobil di hadapannya karena kalian tau jakarta seperti apa, orang-orang di sekitarnya pasti melihat gadis ini gila karena berani main-main dengan jalan yang sangat ramai .

"Sial lampu merah " Umpatnya ketika itu juga ia menancapkan gas motornya sampai 200 cc , dengan senyuman bangga nya ia berhasil melewati lampu merah. Itu hal yang mudah bagi gadis itu .

*5 menit kemudian *

Brum.. Brumm..Brumm 

Gadis itu sudah sampai di depan gerbang sekolahnya, tapi tetap saja gerbang tak akan di buka karena ia terlambat 15 menit lamanya, Gadis ini malah memainkan gas motor nya sehingga ia menjadi pusat perhatian , perlahan ia membuka helm full face nya 

"Buka gak pak, atau gw tabrak ni gerbang " Ancam gadis itu nekat , sambil terus memainkan pedal gas motornya  

"Duh neng ,neng kan udah telat " Ucap pak tarno selaku satpam di sekolahnya, sambil gelagatan mencegah aksi gadis gila tersebut . 

"Yaudah kalau gak mau buka , terpaksa deh " Ucap gadis itu sambil menutup helm full face nya dan mulai kembali memainkan gas motor nya lagi, semua mata tertuju padanya, Pak Tarno tidak tau harus melakukan apa lagi, ia bingung menghadapi gadis nekat itu , dengan sangat terpaksa satpam tersebut membukakan gerbang sekolah,dari pada ia harus menanggung beban biaya kerusakan gerbang akibat ulah gadis itu.

Motor  gadis itu masuk tanpa goresan sedikit pun akibat ulahnya yang nekat tadi 

"Nah gitu dong pak " Ucap gadis itu sambil memasukan motornya dan memarkirkan motornya.

Tiba-tiba saja ada yang meneriaki namanya dari arah kejauhan 

"ALLEY !!" Teriak seseorang  dengan suara yang lantang sambil berjalan dengan cepat ke arahnya, Gadis yang bernama Alley tersebut menoleh setelah turun dari motornya dan menajamkan penglihatannya . Pria itu makin mendekat ke arahnya 

"Eh anjir , Pak botak mampus gw kalau kedapetan  " Umpat Alley dan langsung pergi secepat mungkin untuk kabur dari kejaran guru BK nya yang paling galak se-antero sekolah 

"Jangan kabur kamu Alley !" Ingat Pak Jefri sambil mengejar gadis itu yang sedari tadi sudah pergi untuk kabur,

"Ah sialan, tu guru bikin gw capek aja " Ucap Alley sambil masuk kedalam kelas , tanpa di sadari ternyata Pak jefri telah sampai di belakang Alley , Pak Jefri langsung menarik tas Alley yang hendak masuk kelas ,

"Woe , tas gw anjir, lepasin, blom pernah gw gibeng lo ya !? " Umpat Alley dengan kesal tanpa memperhatikan siapa yang ia ajak bicara 

Pak Jefri masih dengan posisinya dan malah menarik kembali tas Alley,Alley yang sangat kesal karena merasa di permainkan langsung berbalik badan , Alley hanya bisa tersenyum getir saat melihat ternyata Pal Jefri yang menarik tasnya tadi 

"Eh bapak , ngapain disini pak ,ini waktunya bapak ngajar lo " Ucap Alley sambil memasang wajah tanpa dosa 

" Ikut bapak sekarang juga keruang BK " Ucap Pak Jefri dengan nada dingin 

"Ogah pak orang Alley cuman telat lima menit doang kok "Bela Alley dengan songongnya yang jelas-jelas salah 

"Kamu ngelawan bapak sekarang " Tegas Pak Jefri 

"Halah, dari kemarin kali gw ngelawan" bisik Alley sambil memasang wajah masam

"Ngomong apa kamu tadi !?" Ucap Pak Jefri kesal 

"Baca doa pak "Balas Alley sambil tersenyum "

Tiba tiba seseorang datang menghampiri Pak Jefri dan Alley yang sedari tadi perang mulut 

"Maaf pak,sebelumnya hukumanny Alley kasih ke saya aja pak " Tawar Pria ini sambil tersenyum tulus ke arah Alley 

 Kelas yang dari tadi ribut seketika diam melihat adegan drama yang tampak norak di depan kelas mereka ,teriakan ricuh pun terjadi setelah pria itu menawarkan dirinya untuk menggantikan Alley yang terkena hukuman , Alley mengernyitkan keningnya sambil menatap heran pria yang berdiri di sebelahnya sekarang.

"Gak Waras " Desis Alley ke pria tersebut, sambil melempar pandangannya.

Teriakan-teriakan itu kembali terdengar 

"Gila si Roy jantan banget " Ucap para cewek cewek ke ganjenan yang asik memperhatikan meraka 

"Bego lo Roy masa nawarin diri sama cewek kayak Alley  " Teriak salah satu pria entah siapa pun itu. Dan teriakan terikan lainnya 

Alley yang tampak risih menjadi pusat perhatian yang aneh kali ini, yang tidak seperti biasa kemudian pergi meninggalkan keramaiian tersebut .

"Alley kamu mau kmana !! " bentak Pak Jefri 

"Ke BK lah pak ,kan bapak mau hukum Alley " Jelas Alley tanpa basa basi lagi sambil menatap pria aneh itu dengan cuek 

Pak Jefri yang bingung dibuat Alley hanya diam dan menyusul Alley yang sudah pergi duluan ke ruang BK, pria itu yang tadi menawarkan dirinya ,hanya bisa terdiam sambil menatap gadis itu dengan heran , baru kali ini ia mendapat penolakan dari seorang gadis tapi pria itu malah tersenyum sambil menatap punggung gadis itu .




K A M UWhere stories live. Discover now