prolog

51 5 0
                                        

Hari ini murid SMP Pancasila melakukan acara jalan santai. Kegiatan ini di ikuti oleh berbagai sekolah. Setelah acara selesai siswa siswi di perbolehkan pulang.

"Kita pulang bareng Devan, ga? "Tanya siswi ke temannya.

"Iya, kek biasanya"balas temannya. Mereka langsung menuju gerbang sekolah, sambil menunggu Devan. Mereka adalah Yara dan Ega ,mereka bersahabat sejak kelas 7.Sedangkan Devan, dia kakak sepupu Ega yang juga sahabat Yara.tak lama kemudian Devan datang dengan cengiran khasnya.

"Yuk balik"ajak Devan.
"Kaga mau nginep"balas Ega .Sedangkan yang di balas hanya nyegir sambil berjalan meninggalkan mereka berdua.

"Serasa pen nampol tu orang"ucap Ega sebal. Yara hanya tertawa melihat kedua sahabatnya tidak pernah bisa akur, padahal mereka bersaudaraan.
"Ngimpi apa gue punya kakak kek Devan, untung pinter "Gerutunya.

Devan mengajak mereka jalan kaki. Dijalan mereka saling tukar cerita tentang idol kpop, serta saling memperebutkan personilnya. Devan yang melihatnya hanya geleng"kepala,alias kaga ngerti.

"Van, mampir ke rumah yara bentar ya, gue mau ngambil buku"ucap Ega kepada Devan. Sedangkan Devan hanya menganggukkan kepalanya.

"Eh my husband jungkook kemarin ke rumah gue lho"ucap Ega sambil senyum"kek orang gila.

"Halu lo, orang pacar gue itu. Mana mau jungkook ama lu"balas yara, yang langsung mendapat jitakan dari Ega.

"Sakit bego, nanti kalo gue gagar otak gimana?! "Tutur yara sambil mengusap kepalanya.

"Bodo amat, yang penting jungkook suami gue",balas Ega.

"Udah napa lo berdua malu maluin "ucap Devan di belakang mereka.

"Yang malu kan kita kok lo yang ribut "sahut Ega dan yara. Devan hanya sabar ngadepin dua curut kek mereka. 
                               ~^O^~

    Dan sampailah mereka di rumah yara. Yara masuk dan mengambil buku yang akan dipinjam Ega. Sedangkan Devan dan Ega ,mereka duduk di teras rumah yara. Tak lama kemudian yara menghampiri mereka dengan buku di genggaman tangannya.

"Nih, jangan di apa"in buku gue "ucap yara sambil menyodorkan buku kepada Ega.

"Ya kalik gue mau ngapa"in buku lo, gue masih waras "balas Ega sambil melotot. Yara ikut duduk di samping Ega yang sedang asik memainkan handphone milik yara.

"Eh van, gue suka sama lo"ucap yara tiba-tiba. Devan hanya tersenyum canggung. Sedangkan  Ega, dia menahan tawanya agar tidak pecah.

"Kak, temannya di ajak masuk gih"suruh ibu yara di ambang pintu.

"Masuk bentar yuk"ajak yara kepada kedua sahabatnya. Akhirnya mereka masuk, dan duduk di ruang tamu.

"Buatin minum dong "ucap Devan  tiba-tiba. Mereka tau kalo Devan hanya bercanda untuk mencarikan situasi yang canggung ini.

"Kaga usah, ra."seru Ega.

"Kalo mau minum, gue buatin "balas yara.

"Ga usah, malu"in lo, van"ucao Ega. Yara kembali duduk, yara dan ega asik mengobrol dan melupakan keberadaan Devan. Akhirnya, mereka memutuskan untuk pulang.

Tbc.




DEVRAWhere stories live. Discover now