Sorry

12K 515 54
                                        

PRANGG PRAAANGG

CRASSH

BRAK

"SASUKE!!"

.

.

Flashback

"Sasu-kun" panggil seorang wanita merah muda pada seorang pria tampan disampingnya.

"Hn" sahut pria itu.

"Katakan"

"Hn?"

"Katakan..." jeda sejenak "katakan apa yang kau sembunyikan"

Sasuke yang melihat wajah rapuh istrinya pun merasa sangat bersalah atas apa yang telah Ia lakukan selama ini padanya.

"Aku berselingkuh" ucapnya singkat.

Walaupun singkat, tapi hal itu justru membuat sang istri menunduk sedih. Ada genangan air mata pada pelupuk mata istrinya. Jujur, Sasuke merasa sangat bersalah. Namun Sasuke juga bingung, pasalnya Ia juga merasa membutuhkan selingkuhannya. Siapa sebenarnya yang Ia cintai? Istrinya atau orang ketiga dalam keluarganya?

"Ap-apa kau mencintainya?" Tanya Sakura pelan menahan tangisnya yang sebentar lagi akan pecah.

"Kurasa iya." Jawab Sasuke ringan tanpa melihat ada tetes air mata pada istrinya.

"Kalau begitu.."

Sakura menghentikan perkataannya. Hal itu justru membuat Sasuke merasa penasaran dan cemas. Dadanya mulai sesak saat menyadari istrinya sedari tadi telah menangis.

"Menikahlah dengannya Sasuke"

Ucapan Sakura sukses membuat Sasuke terperanjat kaget, matanya membelalak dan Ia merasa sesak pada bagian dadanya. Seperti ada yang menghimpit dadanya sehingga Ia kesulitan bernafas.

"Lalu bagaimana denganmu?"

"Aku? Kita akan bercerai" Sakura memalingkan wajahnya.

Deg

Tidak. Bukan ini yang inginkan. Bukan ini. Sungguh. Ia memang tertarik pada selingkuhannya, tapi tak ingin pisah dengan istrinya. Katakan saja dia egois.

"Apa maksudmu hah.!?!"

Sasuke langsung berdiri dari sofa rumahnya. Sasuke manatap Sakura dengan tajam. Ada rasa bersalah dan kecawa pada tatapan itu. Ia kecewa pada dirinya yang membuat Istri tercinta merasa sakit. Ia menyakitinya.

"Kurasa itu sudah jelas Sasuke. Minggu depan kita akan.."

"TIDAK! JANGAN KATAKAN KATA LAKNAT ITU!!" Sasuke menutup telinganya dengan kedua tangannya.

"Jangan egois Sasuke!"

Sakura juga ikut berdiri. Ia sangat emosi, Ia muak dengan semua ini. Sakura menatap Sasuke dengan tajam. Tak ada lagi tatapan lembut seperti biasanya. Dan itu sukses membuat Sasuke merasa sesak. Sungguh ini memang salahnya.

"Saku.." lama Sasuke menatap Sakura sebelum kemudian melanjutkan kalimatnya. "Aku akan putus dengan Shion. Aku janji Saku.. kumohon beri aku kesempatan kedua.."

"Ha? Hahaha kesempatan kedua katamu? Aku bahkan telah memberimu kesempatan kedua setiap hari Sasuke. Tapi apa? Aku muak denganmu.. pura-pura tak tau apa salahmu"

Sakura mengeluarkan semua kekecewaannya yang selama ini Ia pendam. Sasuke hanya terdiam mendengarnya. Ia menunduk tak tau apa yang ingin Ia katakan.

Back To Me Please!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang