Error : Chapter 11

Start from the beginning
                                        

Sementara itu, Hoshi turut membalas perilaku Eunha. Menenggelamkan wajah gadis itu ke dalam dekapannya sembari matanya melirik lirih ke arah Sana dasiap. na bergantian.

"Apa perlu ku singkirkan Taehyung dari terus berhubungan dengan Sinb?" pertanyaan Hoshi cukup pelan tapi berhasil ditangkap oleh kuping Eunha membuatkan tangis gadis itu seketika mereda.

"Kau serius?"tanya Eunha senggukan.

"Jika itu mampu membuatkan perasanmu lebih membaik. Aku akan mengusahakannya"

Senyuman merekah dibibir Eunha setelah mendengarkan pertuturan Hoshi. Wajahnya yang masih berlinang air mata kini mulai terpapar seri membuatkan Yuna dan Sana ikut tersenyum serta Hoshi yang merasakan dunia nya sudah membangun kembali.

Apapun rela ku lakukan asalkan wajahnya sentiasa dihiasi lingkungan senyuman. Bahkan sekalipun untuk menggantikan posisi Jimin dihatimu saja, Aku siap



-000-

Tenggelamnya matahari, langitnya berubah gelap mendakan waktu malam sudah menjelang. Eunha yang sebenarnya harus ke kelas piano tepat malam ini, tapi ia telah melewatkannya. Meski awalnya dibantah oleh Tuan Jung, tapi setelah mendengar kenyataan jika Eunha ingin menjenguk Jimin di rumah sakit, Tuan Jung mempertimbangkan permintaan putrinya itu. Hingga pada hujungnya Tuan Jung membenarkannya mengingatkan bahawa Eunha memang sudah lama tidak menjenguk Jimin setelah kedatangan Sinb..

Eunha berangkat jam 9 malam yang bisa dibilang agak larut. Bahkan suasana rumah sakit juga terkesan hening yang hanya menyisakan para suster dan beberapa pelawat karena waktu menjenguk pasien sudah dibataskan sekitar jam 10.

Eunha menyusuri koridor rumah sakit, menuju ke ruangan Jimin dirawat dengan membekalkan sebuah harapan yang besar. Setibanya didepan ruangan Jimin, Eunha lansung melangkah masuk dan hal pertama yang dilihatnya adalah dua sosok pria tegap yang merupakan pegawai yang bertanggungjawab memantau Jimin selama Nyonya Park yang merupakan nenek Jimin  menetap diluar negara.

"Selamat malam agashi"ucap salah satunya sebagai tanda hormat. Eunha membalas salam tersebut lalu sejenak matanya beralih ke posisi ranjang dimana terdapat Jimin yang masih tertidur lena dengan wajah yang pucat.

"Apa belum ada kemajuan soal kondisi Jimin?" tanya Eunha lirih dan dibalas dengan gelengan kecil dari kedua pegawai tersebut.

"Jangan terlalu berharap agashi, karena itu akan membuatmu sakit."pegawai tersebut meminta Eunha untuk segera pulang karena mereka sendiri bisa dibilang mengenal Eunha dalam tempoh yang lama, jadi mereka cukup tahu sisi tegar Eunha itu setipis apa.

"Aku ingin ke kamar mandi sebentar. Nanti aku akan kembali"ucap Eunha, pegawai tersebut menanggapinya dengan sebuah senyuman serta anggukan kecil lantaran mengetahui jika gadis bermarga Jung itu sedang butuh sandaran.




-000-

Hampir 15 minit Eunha menyisakan waktunya dikamar mandi sebelum akhirnya ia kembali tampil dengan penampilan alaminya. Bahkan wajahnya sempat dirias agar jejak air matanya tidak tertempel pasalnya ia sudah terlanjur menangis beberapa minit yang lalu.

Merasa dirinya sudah aman Eunha segera kembali ke ruangan Jimin. Namun kehadiran sebuah sosok mencegatnya. Sosok itu sedang berada di ambang pintu ruangan Jimin dengan mengenakan kaos kerja seperti seragam mini market. Langkahnya dengan sigap memaju bagi menghilang rasa penasaran berkait sosok itu.

Namun rasa kaget yang besar menimpanya tatkala sosok itu mengubah arah pandangnya dan kini terpampang jelas wajah sosok itu yang dapat Eunha amati dibalik sebuah tembok.

"Taehyung?"

"kenapa dia berdiri disitu" benaknya tertanya-tanya. Bukan karena kedatangan Taehyung di ruangan Jimin, melainkan alasan pria itu tercegat tepat disitu seolah tak punya arah tuju.

Dapat dilihat juga Taehyung seperti mengendap-endap ke dalam ruangan Jimin membuatkan rasa penasarannya semakin memuncak.

Tapi sebentar? jika tepat hari ini ia bisa melihat Taehyung mampir ke ruangan Jimin, apa hari-hari sebelumnya juga pria itu ada kemari.

Tapi kenapa dia tidak masuk ke dalam. Pikirannya terus membolak-balik akibat kebingungan.

"Atau karena masih ada pegawai didalam sana" Benar! ternyata itu alasan Taehyung tidak berani masuk ke dalam. Tapi apa benar sangkaannya jika Taehyung memang sering mampir untuk menjenguk Jimin.

Kenapa ia tak pernah tahu.

Namun jika hal itu sungguhan ia sudah tak seharusnya meragukan permaafan pria itu. Meskipun kesan dari kekhilafannya cukup fatal.

Tbc...


Udah liat belum moment euntae ny di Seoul Music Award... sumpah ak terhura pas nonton ny 😘😊😊😊

sekalian feel euntae ku meningkat... so lansung aja aq update

euntae ship keep strong 😍😍😍

euntae ship keep strong 😍😍😍

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Error ( Taehyung & Eunha ) ENDWhere stories live. Discover now