first

45 7 0
                                        

  MALAM ini begitu spesial, bulan bersinar terang diantara gelapnya malam, bintang-bintang pun ikut serta dalam menghiasi hitamnya langit.

  Di bawah sana, disebuah taman yang berada dipusat kota, sedang mengadakan sebuah acara yang sudah seperti adat dalam menjelang tahun baru.

  Tempat itu sangat ramai berkat antusias masyarakat yang tidak mau menyia-nyiakan momen tersebut, karena hanya diadakan tiga atau dua kali dalam setahun.

  Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa turut pun hadir merayakan.

  Semua terlihat senang, apalagi beberapa detik lagi tahun segera berganti, membuat semua tidak sabar menunggu indahnya kembang api yang diluncurkan ke langit dan juga melontarkan harapan di tahun yang baru.

  Kebahagiaan itu juga dirasakan oleh dua remaja itu, senyuman mereka tidak kunjung pudar semenjak mereka masuk sampai detik ini mereka bertahan diarea tersebut.

Mereka sama antusiasnya seperti yang lain.

"30 detik lagi. Apa harapan kamu?"

  Perempuan yang memiliki tinggi setara dengan pundak orang disampingnya tersenyum kecil.

Pandangannya menelusuri langit yang sudah terdapat beberapa kembang api yang diluncurkan dengan indah.

15. 14. 13. 12. 11. 10. 9. 8. 7. 6. 5. 4. 3. 2. 1

Duarrr!

"Happy new year!"

"Aku berharap lebih baik dari tahun sebelumnya. Aku harap aku bisa menemukan seseorang yang bisa membuatku tersenyum dan mampu melindungiku, sama seperti Ayah" ujarnya disertai senyuman, sebenarnya banyak sekali harapannya, namun harapan itu akan ia simpan baik-baik, cukup dia dan Tuhan saja yang mengetahuinya.

Tahun sudah berganti, selamat tinggal 2018 dan selamat datang 2019. Semoga kisahku akan lebih menyenangkan lagi, semoga tidak ada luka kembali.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Apr 15, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

SeldyWhere stories live. Discover now