Seorang wanita dengan parasa yang cantik dan mata yang terbilang sipit membuka matanya saat sang Surya masuk ke kamarnya lewat jendela jendela di kamarnya.
Ia ingat jika hari ini ia masuk ke sekolah barunya di Jakarta.ya dulunya ia bersekolah di Jogjakarta dimana tempat neneknya berasal.
"Jam berapa sekarang?"gumamnya lalu melirik jam yang ada di atas balasnya
"Hah?beneran udah jam 6?Gilak"
Wanita itu langsung turun dari ranjangnya lalu berlari kecil menuju kamar mandinya.
Baiklah wanita itu adalah Diana Alexander panggil saja Diana atau kerap di sapa Dina, entahlah
Ia wanita biasa,wajahnya tak terlalu cantik,matanya sipit seperti papanya yang bernama Andrean alexander.rambutnya bergelombang seperti mamanya yang bernama Riana.
Ia mempunyai sodara kandung laki laki yang bernama Dimas Alexander kerap di sapa Dimas.
Hari ini ia akan bersekolah di sekolah barunya, karena sebelumnya ia bersekolah di kota dimana neneknya tinggal.
Ia menuruni tangga rumahnya dengan hati hati.sesampainy di ruang makan ia berteriak heboh"haloaaaa Diana Alexander di sini"
Diana pun mendapat pelototan dadi sang mama"kamu nih cewek astaga.pagi pagi udah teriak teriak"tegur mamanya dan di lanjutkan anggukan dari sang kaka
Yang di tegur hanya menyengir polos.saking polosnya kakanya yang bernama Dimas ingin menabok wajah adiknya itu.
"Sini kamu,cepetan makan"suruh mamanya dan di balas anggukan Diana lalu berjalan pelan menuju meja makan
"Ehh bang,ini kan hari pertama gue.gue takut kalok gak bisa adaptasi"ucapnya cemas
"Bisa,tenang aja"jawab Dimas berniat untuk menenangkan adiknya itu
"Ya udah kalian cepetan habisin sarapannya,udah mau jam setengah tujuh ini.nanti kalian telat"tegur mamanya
Dimas dan Diana pun cepat cepat menghabiskan makanannya.mereka takut jika nanti mereka kena amuk mamanya lagi.
"Ya udah mah,Diana pergi ke sekul dulu"pamit Diana yang di balas gelengan heran mamanya
"Gaya Lo sok Sokan pakek bahasa Inggris,bahasa Inggris masih remisi juga"cibir Dimas lalu menjitak kepala adiknya itu
"Iih bang Dimas"teriak diana kesal.dimas yang di teriaki pun langsung berpamitan dengan mamanya lalu berlari menjauhi diana yang siap siap mengamuk
"Bang Dimas awas ya Lo"ucapnya kesal lalu menghentak hentakkan kakinya kesal.
Diana lalu menyusul Dimas setelah menyalimi tangan mamanya.
Sesampainya di sekolah Diana di ajak Dimas untuk menemui kepala sekolah.karna diana yang notabene nya anak baru jadilah Dimas yang menemani diana agar Diana tidak kesasar.saat mereka berdua jalan di koridor sekolah mereka bertemu dengan seorang laki laki yang Dimata Diana familiar
🖤🖤🖤🖤
Mungkin part ke 1 ini lebih layak untuk di baca dari pada part 1 sebelumnya hahahaha. Kata katanya juga lebih ketata daripada sebelumnya
Ya pokonya gitu lah hheh
Saat baca ceritaku ini aku minta jangan putus di tengah jalan ya:)
Ikuti setiap cerita di part part nya
Jangan lupa vote and koment juga🤗
Tbc
YOU ARE READING
DIANA
Teen FictionSeorang remaja wanita yang menyukai salah satu kakak kelasnya yg dulu juga sebagai tetangganya. Perasaan itu sebenarnya sudah hilang,tapi entah dari mana perasaan itu tumbuh kembali saat dia bertemu dengan sang kakak kelas. Tapi saat perasaan itu tu...
