1.

20 0 0
                                        

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Lagu yang berjudul always be my baby karya David Cook masih menggema di sudut kafe nuansa klasik ini, sepertinya ada seseorang yang melamar kekasihnya, atau malam ini edisi lagu yang berbau Romance, entahlah. Bagi Nada semuanya tampak biasa saja. Tidak ada yang spesial dari sebuket mawar merah-cincin berlian-lagu romantis atau apapun itu.


Lagu yang sama dan ini kali ketiganya di putar kembali. Dan mulai membuatnya bosan. Nada sudah menunggu hampir dua jam lamanya. Bahkan Nada sudah memesan minuman dua kali. Dirinya hampir frustasi hingga ada yang menepuk pundaknya dari belakang. Akhirnya manusia purba itu muncul juga.


" lama banget sih! " rutuk Nada saat lelaki itu baru saja duduk di hadapannya.

" maaf, mobil aku tadi ada kendala, jadi kesini pakai ojek online" jawab lelaki itu.


Nada memang memperhatikan baju yang lelaki itu kenakan agak lusuh dan rambutnya juga lepek. dan tetap saja baunya yang masih saja harum. -" sepertinya hidung gue lagi bermasalah" sahutnya dalam hati.


" ini titipan dari Mama, sekali lagi maaf Nad " sahutnya kembali sambil menyerahkan sebuah goodie bag yang isinya aku tidak tahu apa.


Nada juga mengambil sesuatu dalam tas, sebuah cincin yang sederhana dengan desain yang klasik. Cincin yang ia pakai hampir dua tahun belakangan. Dan harus dikembalikan kepada pemiliknya. Atau penggantinya yang baru? ah membahasanya sekarang membuatnya muak !


lelaki itu diam sesaat saat Nada menyerahkan cincin itu dihadapkannya. Bukankah ini yang lelaki itu harapkan ? putus. selesai. its over !


" aku gak mau terbayang sama janji palsu kamu dulu " Nada mencoba bersikap sangat santai meskipun tidak dengan suaranya yang hampir saja  bergetar membuatnya ingin menangis.

lo gak boleh nangisin dia Nad !

" semua udah berakhir, seperti yang kamu minta. Kamu bisa melanjutkan apapun yang kamu inginkan tanpa merasa beban karna ada aku " sahut Nada lagi.

oke Nada kamu single sekarang !

" Nad " pria itu tiba tiba menggenggam pergelangan tangan Nada, lalu dengan reflek Nada menepisnya dan menyilangkan kedua tangannya. Lagi - lagi tatapan lelaki itu sulit untuk di deskripsikan.


Matanya yang kecoklatan terlihat rumit. seperti Banyak pikiran yang tidak bisa ia sampaikan, dan airmata sialan ini gak bisa di kondisikan. huh !

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 11, 2019 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

wait.Where stories live. Discover now