THIS STORY IS ONLY FICTION AND HAS NOTHING TO DO WITH CHARACTERS, BELIEFS, PLACES, ETC.
THANK YOU TO ALL THE MEDIA, I RESPECT YOU.
.
.
.
.
.
"Bob, ayok kita karaoke!" teriak pria yang mukanya rada tua
"Kaga mao, gua capek June July August." sahut Bobby
Kedua pria itu lagi ngoceh gak jelas, wajar saja karena mereka sedang mabuk---Ke club sudah biasa bagi mereka, cuma si pria yang mukanya tua tapi seksi itu lebih parah dibanding temannya, Bobby. June gak cuma mabuk-mabukan, tapi juga main sama perempuan. Jalang berbagai macam modelnya pun selalu hadir buat June, asal ada bayarannya.
Money is everything.
"Bob, lu eek ya?" tanya June sambil ngendus-ngendus pantat Bobby. Mungkin cita-cita June mau jadi anjing pelacak
"Wuanying! Lu kali yang eek. Gua udah eek kemaren." sahut Bobby
Lagi asik ngendus, mata June terhenti tepat di depan seorang perempuan yang riasannya udah kek ondel-ondel, badannya juga kek badut mampang. June langsung smirk dengan matanya yang yoloyo loyo loyoh. "Oh my god... My baby girl so hawt this night,"
Seakan cewek itu sudah mengerti, ia langsung duduk di pangkuan June.
June mencium wanita itu, Bobby entah ke mana. Mungkin dia cepirit dan pergi ke toilet---Puas berciuman, mereka lanjut ke kamar VIP bar itu dengan sewaan yang sangat mahal. Wanita itu baru saja membuka bajunya, tiba-tiba ada seseorang yang menggebrak pintu kencang. "Jangan napas!"
June yang lagi buka kolornya berhenti dan ngangkat tangan, alhasil menampakkan bulu keteknya yang lebat seperti pohon beringin.
♦️♦️♦️♦️♦️
Go Yujin's Pov
Aduh bingung, kenapa gua harus jadi asisten tukang bakso gini? 😭
Iya. Gua abis makan bakso eh duitnya gak ada di kantong, jadinya disuruh nyuciin mangkok dan lainnya---Padahal gua bilang mau pulang dulu dan ambil duit, tapi abangnya gak percaya. Jahat emang 😭
"Bang! Udah tuh, puas saya udah bersihin semuanya." ujar gua
Abangnya nyengir, mending kayak Hyunbin---Jelek banget tau gak kek boneka caki. Ya maafin, saya emang sering menistakan orang.
"Yowes lah neng geulis, makasih ya... Ini saya kasih lagi satu bungkus bakso."
"Wah, makasih hehe..."
Abang tukang baksonya cuma ngangguk. Gua pulang deh sambil bawa sebungkus plastik berisi bola daging.
Crot!
Mayonaise mencret, eh bukan tapi bakso gua kelindes mobil. Bangsul emang tuh orang huhu, bakso gua hiks hiks 😭
"Woy geblek! Mentang-mentang punya mobil bagus, jalan seenaknya ya!" bentak gua sambil gedor pintu kaca mobil hitam yang nabrak
"Maaf Dek, ini bukan mobil saya. Saya mah supir onlen."
"Halah bodo amat. Gantiin gak bakso gua!" omel gua
"Yaelah masih mending baksonya yang mencret, untung bukan kamunya."
"Oh jadi Bapak nyumpahin saya, supaya saya yang ketabrak bukan baksonya?!"
Supir itu menepuk jidatnya dan mengeluarkan uang dari saku bajunya. "Nih! sepuluh ribu kan?"
"Pak! Yang Bapak tabrak itu bukan bakso urat yang kecil-kecil. Tapi bakso kepala bayi dan ada anak-anaknya di dalam situ, jadi harganya sekitar lima puluh ribu!"
Lagi, supir itu menepuk jidatnya.
"Yaudah nih lima puluh ribu!" ucapnya sambil ngasih duit bewarna biru tua
"Hehe makasih, semoga dapet penumpang yang banyak," setelah itu gua kabur
Alay? Jahat? Gak papa. Siapa suruh dia jalanin mobil dengan tangannya yang keluar dan nyabet bakso gua.
Go Yujin's Pov Off
"Pak, ayolah bebasin saya dari sini. Saya belum bayar cewek tadi. Nanti dia marah." ucap June
"Kan kamu belum sempet nayana sama dia." sahut Polisi
"Tapi saya udah ciuman tadi sebelumnya. Dan dia itu cewek yang mahal."
"Kalo mahal, gak mungkin dia jual dirinya ke orang yang murahan kek kamu!" bentak Polisi
June cuma diam, tangannya masih pegangan di jeruji besi. Sedangkan cewek partnernya bisa kabur. Tiba-tiba ide cemerlang terlintas di pikiran June, entah ide cemerlang apa ide paling bodoh.
"Ehm... Sekarang ini Bapak lagi butuh apa?" tanya June
"Apa ya... Ah, motor kmax." sahut Polisi jujur
"Apa? Motor memex?" ucap June dengan gobloknya
"Kamu budek apa emang goblok ya?"
"Hehe maaf, saya bisa loh beliin Bapak motor itu. Saya ini orang kaya, motor dan mobil pada baris di rumah gedong saya. Kalo mau Bapak bisa keluarin saya dari sini, saya bakal beliin motor memexnya eh kmax."
"S-serius Mas?" tanya Polisi yang seakan terhipnotis dengan ucapan June
"Iya, mana nomor rekening Bapak? Pas udah sampe rumah, nanti saya langsung kirim."
Polisi itu langsung ngasih nomor rekeningnya ke June, June juga udah dibolehin keluar dari penjara.
"See you again, tenang nanti pas saya sampe rumah bakal saya isiin langsung." ucap June sambil pergi
"Sip Mas, makasih buanyak loh."
Setelah nunggu sekitar lima jam, Polisi itu mulai curiga. Dia udah nungguin lama tapi belum ada tanda-tanda masuknya uang, dan akhirnya dia sadar kalau June cuma ngerjain.
"WOY! MAS TUA SIALAN EMANG! AWAS YA LU KALO KETEMU GUA LAGI. BAKAL GUA TEMBAK MATI!"
MIANHAE JUNEYA, AKU NULIS CERITA LAKNAT BEGINI 😭😭😭
YOU ARE READING
Cowok Laknat • Koo Junhoe
Fanfiction[COMPLETED] ▪︎17▪︎ Ketemu cowok laknat seperti June itu mimpi buruk bagi Yujin, gimana enggak? June itu mesum dan hidup semaunya tanpa memikirkan orang lain bahkan dirinya sendiri. START : 23-04-18 FINAL : 12-07-18
