Prolog

87 29 34
                                        


Kenalin nama gua Zefanya Salsabila, biasa dipanggil dengan sebutan Athenk. Iya tau kok, gak nyambung emang.

"Put, cowok lo kemaren ngapain ke sekolah?"

"Ya jemput gua lah goblok. Masa jemput si Athenk."

"Hahaha, kirain kan mau jualan ayam warna warni."

"Lo kira cowok lo, si Dubai kerjaannya cuma dagang stiker murahan dia."

"Eh monyet! Lo ngehina cowok gua, awas aja."

"Emang bener kan? Jelas sekolah kita SMA 2, dia jualan stiker tulisannya SMA 10."

"Yeee suka-suka dialah. Lo sewot amat—"

"Diem tai." Gua yang sedang melamun merasa terganggu dengan ocehan kedua teman gua.

Terjadi keheningan sesaat, sebelum Lia kembali berceloteh. "Thenk, lo cari cowok dong."

Putri yang berada di sebelah kanan gua ikutan nimbrung. "Iya, Thenk. Jangan ngayal doang kerjaannya."

"Percuma dari suka, ngayal jadi pacar, taunya cuma di jadiin temen."

"Gua gak ngayal. Sorry sorry to say ini mah." Putri dan Lia serentak menghentakkan kepala mereka.

Dari tempat duduk, gua memperhatikan nsegerombolan cowok-cowok yang baru selesai melaksanakan sholat dzuhur. Duh, ademnya...

•••

Duh gua tau banget ini prolog paling gak jelas. Karena pada dasarnya gua gak terbiasa buat prolog. karena hidup gua gada prolog :( langsung ke inti masalah 😭😭

ATHENKStories to obsess over. Discover now