Edlyn's POV
aku meraih ponsel Harry hendak ku mengangkat telfonnya kulihat siapa yang menelfon 'bethany?! ' what da hell.buat apa dia menelfon harry?? ugh shit ...
"siapa yang menelfon? kenapa kau tak mengangkatnya?" ucap harry, aku menundukkan wajahku dan seketika tangan ku melemas yang membuat ponsel harry terjatuh di kasur. harry meraih ponselnya dan terlihat wajah gugup disertai takut darinya.
"hey ada apa?kenapa kau tak mengangkatnya harry?" ucap niall
"A-aku A-ku" ucap harry terbata bata
"biar kulihat" ucap zayn meraih ponsel harry dan langsung menekan tombol hijau
"What u want bitches? can u stop follow harry? do u know? harry has wife now!so.." ucap zayn terputus karna harry merampas telfonnya dan beranjak keluar kamar. aku tak tahu dia mau kemana. aku dan the boys hanya tukar pandang. tak lama kurasakan air mataku sudah menyentuh pipiku. benar kataku dia pasti masih memiliki perasaan kepada kekasihnya itu.
"hmm Edlyn kutahu perasaan mu sekarang. istirahatlah biar kami yang urusi harry" ucap liam
"okay" ucap ku sebari mengangguk pada mereka semua
Zayn's POV
"hey ada apa? kenapa kau tak mengangkatnya harry?" ucap niall
"A-aku A-ku" ucap harry terbata bata
"biar kulihat" ucap ku meraih ponsel harry , kulihat siapa yang menelfon oh this bitch, berani nya dia mendekati harry yang sudah menikah sekarang.
"what u want bitches? can u stop follow harry?do u know? harry has wife now! so.." ucap ku terputus karna harry merampas telfonnya dariku.dan beranjak keluar kamar.dan kulihat Edlyn yang sedikit demi sedikit meneteskan air mata.aku tahu perasaannya sekarang, pasti dia sangat sedih melihat suaminya itu memiliki kekasih.
"hmm Edlyn kutahu perasaan mu sekarang. istirahatlah biar kami yang urusi harry" ucap liam
"okay" ucapnya dengan anggukannya itu, the boys sudah keluar kamar hanya aku yang masih dikamar
"okay istirahatlah Edlyn jangan kau pikirkan harry" ucap ku menutup pintu kamar Edlyn dan menyusul the boys.
"kau tahu? harry sudah keterlaluan! dia saja baru menikah sudah seperti ini. tak tega aku melihat Edlyn yang terus menerus meneteskan air matanya itu.kurasa kita harus memberitahu harry tuk memutuskan hubungannya dengan bethany" ucap niall
"yep aku sangat setuju dengan mu" ucap ku, aku dan the boys menemukan harry yang sudah menaiki mobilnya itu.
"boys cmon! harry mau kemana?? jangan katakan jika dia ingin menemui bethany" ucap louis
"ayo cepat kita ikuti dia" ucap liam yang langsung memasuki mobilnya dan melajukan mobilnya
"itu diaa... cmon lebih cepat li!! lebih cepat" ucap niall, liam tak menghiraukan ucapan niall dia hanya focus dengan mobil harry.kami terus mengikuti mobil harry tak lama kami terkena lampu merah, sedangkan mobil harry sudah melaju jauh.
"oh shit! kita akan ketinggalan jauh jika seperti ini" ucap liam
"kenapa kau tak langgar saja lampu merahnya" ucap ku
"kau gila? kau mau masuk penjara huh?!" ucap niall menoyor kepalaku
"aw sakit bodoh!" ucapku
"shut up! guys cmon pls jangan main main." ucap louis
"tapi apa kau yakin kita dapat mengejarnya?kita pasti sudah tertinggal jauh." ucap ku
"aku yakin dia menuju rumah bethany" ucap liam singkat, tak lama lampu merah pun berganti menjadi lampu hijau liam langsung menancap gas dan mengejar mobil harry. liam mengarahkan mobilnya ke arah rumah bethany.tak lama kami menemukan mobil sama persis yang tadi harry gunakan tepat di depan rumah bethany.kami memarkirkan mobil kami di belakang pohon besar agar tak ada yang lihat kami sedang memata- matai harry.
YOU ARE READING
Loved you first // Harry Styles
RomanceEdlyn Blythe Flannery seorang gadis cantik dengan wajah mungilnya dipaksa oleh orang tuanya, tuk menikahi lelaki yang terkenal akan band nya bernama Harry Edward Styles. Bagaimana selanjutnya? akankah mereka mencintai satu sama lain? Jika iya, bagai...
