Part 1

3.3K 177 0
                                    


         Namaku adalah Jung Eunji. Itu adalah nama pemberian dari orang tua angkatku. Aku diadopsi oleh keluar Jung ketika usiaku menginjak 8 tahun. Ya mereka keluarga yang cukup baik setidaknya sampai saat ini.

Sebenarnya tidak banyak yang aku ketahui tentang masa laluku dulu.

Seperti apa wajah Ibuku dan juga Ayahku. Aku sama sekali tidak tahu atau mungkin aku memang sudah lupa dengan mereka. Entahlah.

Mengenai keluarga Jung? Mereka sangat baik padaku. Aku mempunyai seorang Kakak laki-laki bernama Jung Jisoo dan juga adik perempuan bernama Jung Areum.

Sebagai anak lain dari keluarga Jung, aku berusaha menjadi yang terbaik sebagai keluarga maupun saudara. Meski kadang terasa berat jika harus mengikuti acara keluarga yang rutin di gelar setiap bulannya.

Tentang Ayah angkatku, Jung Il Woo. Beliau memiliki 2 perusahaan bernama Jung Company dan JM Market. Tapi yang aku ketahui saat ini perusahaan Ayah sedang berkembang di industri hiburan dan Pusat perbelanjaan atau mungkin lebih dari itu. Entahlah aku tidak terlalu memikirkan hal-hal yang seperti itu.

Tentang Ibu angkatku? Beliau  bernama Jung Minhye. Ia memiliki sifat yang tak bisa kupahami hingga sekarang. Terkadang aku bingung dengan sifatnya yang tak menentu. Kadang ia bisa bersikap manis, ataupun arogan di waktu yang bersamaan. Namun sekalipun begitu, aku tetap menghormatinya sebagai Ibu angkatku.

Biasa saja bukan?

"Kak Eunji, Kak Jisoo. Sudah menunggu Kakak di meja makan., sebaiknya Kakak segera bergegas." Suara polos Ahreum berhasil membuyarkan lamunan.

Ya, aku hampir lupa, hari ini, hari pertamaku untuk masuk ke sekolah menengah atas. Setelah kemarin aku baru saja lulus dari sekolah menengah pertamaku.

Aku tersenyum di depan cermin sembari merapikan ikatan rambutku yang belum selesai kuikat karna melamun. Ahreum hanya diam mengamatiku di ambang pintu.

"Kakak akan turun sebentar lagi, Ahreum tolong beritahu Kak Jisoo ya." Ucapku lembut, gadis kecil itu mengangguk, sedetik kemudiaan Ahreum pun menghilang dari kamarku.

Aku menghela nafas panjang sembari menatap wajahku lagi di depan cermin, mencoba menyakinkan bahwa semuanya pasti akan menyenangkan dan baik-baik saja.

Jangan takut Jung Eunji!

       Aku menuruni anak tangga satu persatu menuju ruang makan keluarga kami. Disana telah berkumpul Ayah, Ibu, Ahreum, dan juga Ka Jisoo. Sepertinya hanya aku yang paling terakhir muncul di ruang makan pagi ini.

"Aku sudah selesai. Ayo kita berangkat." Kak Jisoo langsung bangkit berdiri saat aku baru saja akan duduk di kursi. Sedang Ayah dan Ibu masih menikmati sarapan mereka. Ahreum menatapku seraya mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.

"Kakak makan ini saja saat di perjalanan kesekolah nanti ya." Ahreum memberikan kotak bekal berwarna ungu yang biasa ia bawa kesekolah padaku. Aku tersenyum simpul.

"Terimah kasih Ahreum."

"Jung Ahreum!" Sela ibuku, gerakannya memotong roti terhenti saat bertatapan mata denganku.

"Ahreum, bisa minta tolong Bibi Han untuk membuatkannya lagi Bu." Bela Ahreum cepat seolah tahu tabiat ibu kami. Ibu memandang jengah kearahku namun tak urung dia mengangguk malas.

Aku merapihkan kembali kursiku dan mengacak pelan rambut Ahreum. Gadis itu tesenyum ramah, sepertinya memang hanya dia yang paling menyayangiku di rumah ini.

"Ayah, Ibu, aku dan Kak Jisoo akan berangkat kesekolah sekarang."

"Ya, berhati-hatilah di jalan, semoga kau senang dengan sekolah barumu." Ujar Ayah sembari tersenyum. Aku mengangguk dan mengedipkan mata pada Ahreum.

Pure LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang