Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
''grace nggak suka di gituin polisi liam''cicit grace,sedikit menjauhkan tubuhnya dari liam.
liam menyeringai,tidak mengidahkan ucapan grace liam terus memepetkan tubuhnya.liam mendekatkan wajahnya ke arah grace dan mengecup pelan bibir stroberry grace.
''tidak akan..bukannya grace sudah janji sama liam?''liam menaikan satu alisnya menatap lekat grace.
''tapi grace janjinya cuma cium satu kali.. bukan cium dileher polisi liam'' ujar grace,grace masih ingat ia sudah berjanji kepada polisi liam bahwa polisi liam boleh mencium nya setelah diizinkan makan coklat bareng uncle karl.
''grace.. Liam cium bibir kamu atau aku cium leher kamu sampai aku puas.." pilihan Liam tidak ada yang disukai grace dan grace tidak punya cara untuk menolak semua keinginan tak masuk akal Liam. grace merasa tidak nyaman saat Liam menciumi lehernya jadi grace lebih memilih cium di bibir.
"Grace mau cium bibir aja polisi Liam" grace menunduk tidak berani menatap Liam, tatapan Liam sangat menyeramkan, seperti mau makan grace.
Grace menurut menaiki paha Liam, grace duduk diatas paha Liam, pipi grace memerah ini bukan pertama kali grace duduk diatas paha Liam. Liam memegang pinggang grace, sedikit meremasnya Liam sangat menyukai suasana ini, grace sangat menggemaskan saat malu malu seperti ini."Sekarang cium aku di bibir" perintah Liam.
Grace kembali menurut, mendekatkan wajahnya kearah Liam, grace memegang rahang Liam, bibir grace dan Liam bertemu. Grace hanya menempelkan bibir nya.
Liam tersenyum grace masih tidak mengerti caranya berciuman, Liam memegang tengkuk grace melumat pelan bibir grace..Liam menggeram bibir grace sangat enak sangat manis di bibir Liam.