Jangan sendirian menilai cinta jika kau tak ingin terluka. Sebab apa yang kau lihat belum tentu sama dengan apa yang pasanganmu rasakan. Hubungan memang tak luput dari berbagai retakan, tetapi cinta juga memiliki ruang yang luas: kasih sayang, waktu, rindu, serta pengorbanan. Karena itu, cukup rasakan cinta dengan tulus tanpa terus-menerus menanam luka pada setiap kekurangan yang ada.
-Author
Banyak pasangan melakukan kesalahan dimana membangun jurang dalam sebuah hubungan, ketika mereka tidak menemukan jalan untuk menyeberanginya? Luka yang terlalu dalam merendahkan kejernihan akal, membuat pikiran tersesat dalam keputusan yang keliru. Sampai akhirnya, yang tertinggal hanyalah kenangan dan cinta yang telah hilang
•••
"Ibu mau kemana??" tanya seorang anak laki-laki kala melihat sang ibu yang tengah mengemasi barang-barangnya.
Sedangkan wanita itu tak mengubris ia masih terus memasukan pakaiannya ke dalam tas besar tanpa mempedulikan anaknya yang menangis.
"Ibu kita mau pergi ya? Aku sama adik-adik ikut kan??" tanya bocah itu kembali berharap sang ibu akan menjawab pertanyaan nya.
Di samping itu tepatnya di tempat tidur yang sudah lusuh, seorang pria terbaring kaku dengan wajah yang lemah serta mata yang sayu. Dia mencoba mengucapkan kata-kata namun hanya suara tidak jelas yang keluar dari mulutnya.
"Ibu kita nggak bisa ajak Ayah, Ayah lagi sakit," ucap anak kecil itu polos.
"Diam kamu!!" bentak wanita itu membuat bocah laki-laki yang lemah terkejut hingga perlahan menitikkan air mata.
"Saya tidak sudi merawat ayah mu yang tidak berguna ini!" teriaknya kembali dengan emosi yang membakar.
Setelah mengatakan itu wanita dengan rambut sebahu keluar membawa tas besar dengan bocah kecil yang menangis berlari mengikuti langkahnya.
"Ibu jangan tinggalin aku sama adik-adik bu," bocah berusia tujuh tahun menangis pilu seraya tangan kecilnya memegangi kaki sang ibu berharap tidak akan pernah meninggalkannya.
Perempuan dengan hati keras itu menghempas kaki secara kasar membuat bocah laki-laki itu terhuyung.
"Kalian urus saja ayah kalian yang cacat itu!! Dan jangan pernah kalian menemui saya lagi!" teriaknya dengan suara yang lantang.
"Sayang," suara berat seorang pria berhasil mengalihkan pandangan mereka, wanita itu tersenyum kala melihat pria berjas hitam yang sudah menunggunya.
"Ayo mas kita pergi dari sini." Keduanya mulai memasuki mobil dan segera meninggalkan tempat itu.
Tanpa adanya alas kaki yang membalut setiap langkah kecilnya, serta pipi yang sudah basah karna air mata anak itu mencoba mengejar sang ibu yang sudah Menaiki mobil.
"IBU!!" anak kecil itu terjatuh dengan air mata yang trus membasahi pipinya.
"Kakak," panggil seorang anak laki-laki kala melihat Kakanya yang terjatuh di tanah.
Vandra kecil dapat melihat kedua adik laki-lakinya mulai menuju ke arahnya.
"Kak, ibu mau kemana??"
"Ibu kenapa ninggalin kita??" tanya kedua adik-adiknya yang sama-sama menangis.
Vandra tak menjawab pertanyaan mereka, ia lebih memilih memeluk adiknya berharap bisa menenangkan satu sama lain. Hingga sedetik kemudian adik terakhirnya yang masih bayi itu menangis.
"Kak Dara nangis" ujar adik pertamanya yang memang tengah menggendong bayi itu.
Melihat itu Vandra pun segera mengarahkan kedua adiknya untuk segera memasuki rumah kembali.
Vandra memasuki rumah lalu menuju kamar sang ayah, ketika Vandra memasuki kamar kakinya terasa begitu lemas air mata bocah laki-laki itu perlahan mengalir kembali kala melihat sang ayah yang sudah tak sadarkan diri.
"Ayah, ayah bangun ayah...," Vandra bersama kedua adiknya itu terus mengguncang tangan sang ayah berharap dapat membuka matanya.
"AYAH...," ketiga anak laki-laki itu menangis getir kala ayah mereka yang tak kunjung membuka mata untuk selama-lamanya.
Bahagia itu sederhana bukan??
Maka dari itu aku butuh dukungan kalian buat vote dan komen cerita aku sebanyak banyaknya!!
YOU ARE READING
DUA WARNA
RomanceIni tentang warna yang menggambarkan kisah cinta, Jika warna cerah menggambarkan cinta yang sempurna maka warna gelap adalah bayang-bayang yang datang secara perlahan mungkin tidak akan menghancurkan, tetapi ia akan menguji. Melingkari hubungan seca...
