1. II Pertemuan

14 2 0
                                        

Kate Alexander , wanita berusia 19 tahun yang masih duduk di bangku SMA yang terkenal dengan kepandaiannya dalam berbicara & menangani suatu hal . Namun pada kali ini, wanita yang pandai sekaligus cerdik itu mendapatkan hal yang paling menyebalkan dalam hidupnya "ck"

"Gue malah iri sama lo dek , enak bisa nikah muda" Ledek Bryan . Bryan ini paling suka ledekin adik nya yang satu ini, karena Bryan paling suka liat wajah marah sang adik yang membuatnya menjadi gemas

"Ooh lu mau gantiin gue bang ?? Yodah gapapa kok lu aja yang nikah ma 𝗗𝘂𝗮 cowo itu , gue ikhlas kok" Kate tertawa kecil sementara Bryan menatap malas ke arah adikknya

Ibu mereka hanya bisa tersenyum melihat kelakuan mereka berdua
"tenang , Mama yakin kamu bakal nyaman sama 2 cowo itu"

Kate pun menoleh dan membalas perkataan Mama nya dengan sebuah deheman dengan sedikit emosi namun ia berusaha untuk mengontrol emosi nya itu

Ya, Kate akan di jodohkan dengan 2 orang lelaki yang bahkan tak pernah ia kenali . Menurut perkataan mamanya , mereka adalah anak dari 2 rekan mamanya . Mereka bersaing untuk menikahkan masing masing anaknya dengan keluarga Alexander yang sangat amat kaya bahkan seluruh keluarga Alexander itu Good Looking , untuk memperbaiki masalah dan menghindari ancaman 2 keluarga itu atas risiko jika menolak maka tak ada pilihan lain bagi Mama nya Kate untuk menjodohkan Putri satu satunya dengan 2 Putra dari rekan Mama nya itu . Oh ya , perjodohan ini juga termasuk permintaan papa nya . Kate dengan berat hari menerima permintaan papa tercintanya itu.

"Maaf ya sayang..." ucap Grace yaitu Mama nya Kate . Dengan terpaksa Kate harus menuruti Mamanya itu untuk membuat mama nya bahagia.

"Bang , anterin gue ke kamar bentar , ada yang ketinggalan" Pinta Kate

"Tumben minta temenin , mang nya napa ? Kan lo bisa ambil sendiri"

"Lo kaga liat bang ???? Gue susah jalannya woy , gaunnya kepanjangan dan gue pake sepatu hak tinggi"

"Pfft- iya iya deh"

Bryan pun mengantar Kate ke kamar milik Kate , di sana Kate memperbaiki beberapa make up nya yang sedikit luntur , memakai minyak wangi lalu mengambil kartu kredit miliknya

Bryan pun mengantar Kate ke kamar milik Kate , di sana Kate memperbaiki beberapa make up nya yang sedikit luntur , memakai minyak wangi lalu mengambil kartu kredit miliknya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.


Ya , itu Dress yang Karen pakai untuk acara perjodohan ini

.

.

.

"Nyonya Grace , ada keluarga Washington di luar"

Grace pun bersemangat dan segera menuju ke pintu rumah sementara Kate duduk diam di kursinya dengan terpaksa "Huft"

Keluarga Washington pun masuk dan duduk di kursi yang telah di sediakan serta menjamu makanan yang tersedia di meja makan

"Jadi...bisa kenalkan putramu ?" Pinta Grace pada keluarga Washington , lalu terlihat ada seorang wanita yang bicara pada seorang lelaki "ahh...iya , Edd ??"

"Kenalin diri lo bangg" ucap seorang gadis yang sepertinya adik dari lelaki itu

Lelaki itu menatap Kate dengan tatapan datar "Edward Washington" sepertinya ia juga merasa terpaksa menerima perjodohan ini

Grace pun menyenggol bahu Kate, mengisyaratkan agar Kate juga memperkenalkan diri "Kate Alexander"

tiba tiba lonceng berbunyi "Kami dari keluarga Alfarez"

'Here we go' Batin Kate

Kate pun melihat ke arah lelaki dari keluarga Alfarez itu , sangat berbeda dari keluarga Washington . Lelaki kali ini terlihat sangat senang dengan perjodohan ini bahkan tanpa di suruh , ia langsung memperkenalkan dirinya "Perkenalkan saya David Alfarez"

dan lagi lagi Kate harus memperkenalkan dirinya lagi "Kate Alexander"

'anjir , calon istri gue cakep bener'  Batin David

"dek , muka lo jan terpaksa gitu dong . Nyebelin banget di liatnya" Lagi lagi Bryan meledeki Kate , ia belum tau saja rasanya di jodohkan dengan orang yang tak kita cintai apalagi baru kenal

"Oh ya , nanti kalian sekolah di sekolah yang sama" kata wanita dari keluarga Washington

Karena kaget , Edward tersedak "Uhuk uhuk !" sepertinya ibu nya tak pernah bicara tentang itu pada Edward "Pelan pelan ngapa bang kalo minum"

'trus gue harus lindungin cewe ini ?? Gitu ??'  Batin Edward

Sementara David tersenyum bangga

"Itu benar , kalian bertiga akan di tempatkan di sekolah yang sama dan rumah yang sama" Jelas ibu Karen yang membuat Kate tersedak saat sedang makan , Bryan pun mengambil kan air untuk adik tercintanya ini ya..meskipun kadang suka berantem tapi Bryan akui ia sangat menyayangi adiknya

"T-tunggu , bertiga ??!" David kaget , ia pikir hanya dirinya dan Karen yang akan tinggal bersama tapi ternyata Edward juga ikut serta

'sial !'  Batin David

Edward pun menampar wajahnya tak percaya , sontak semua orang di ruang makan kaget dengan apa yang Edward lakukan "Edd ??? Kenapa ??!" . Sang empu pun menoleh ke arah ibu nya yang bertanya padanya "g-ga , gapapa kok bu"

"yang bener aja" Kate memijat pelipisnya dan menunduk kebawah . Bryan yang tadinya terus meledeki adik nya itu kini setelah mendengar bahwa adik nya harus berpisah dengannya pun menjadi khawatir dengan hal yang akan di lakukan 2 lelaki yang akan menjadi tunangan adiknya tersebut

"hey...coba tenang dulu , kalian bisa mencoba ini....ini tak seburuk yang kalian pikirkan , okay ??" Ibu Edward menenangkan mereka bertiga

'tenang ??! Lo belum tau rasanya jadi gue yang di jodohin oleh 2 lelaki sekaligus !'  Batin Kate









𝗧𝗕𝗖






ᴛʜᴇ sᴛᴏʀʏ ʙʏ = ʀᴀʀǫsʟ

KaeddaveStories to obsess over. Discover now