Assalamu'alaikum teman-teman.
Makasih udah mampir yaaa
Happy Reading!!
Jangan lupa follow dan vote
Happy reading
•
•
•
🕸
•
•
•
______________________________
“Jangan menaruh dua hati dalam satu hati, karena salah satunya pasti akan tersakiti”
_____________________________
Di minggu yang cerah ini Mayra terburu-buru menuruni tangga. Sangat terlihat cantik dengan balutan jens dan sweater peach .
"Mau ke mana sih, May? Buru-buru gitu." Tanya Delfia menatap anaknya itu.
"Mayra pergi dulu ya Ma? Udah telat ini." Ucapnya berlalu keluar dari Rumah tanpa menyalami kedua orang tuanya yang sedang duduk di sofa. Papa dan Mamanya hanya bisa enggeleng-geleng melihat kelakuan anaknya yang semakin hari semakin tidak bisa diatur.
"Happy anniversary May, makasih sudah bertahan sama aku selama 2 tahun." Mayra ingin menutup pintu Rumah namun dikejutkan oleh seorang laki-laki bertubuh tinggi dengan kedua tangannya memegang kue tart. Sama seperti hari-hari sebelumnya laki-laki itu selalu tersenyum ketika memandangi wajah Mayra.
"Apa sih En? Gak usah kayak gini lah."
"Kita tiup lilin bareng yuk."
"Aku harus pergi Naen. sorry ya?" Senyuman laki-laki itu luntur mendengar ucapan Mayra. Bisa dilihat dari tatapannya jika laki-laki itu kecewa, entah urusan apa sehingga meniup lilin saja tidak bisa.
"Kamu masuk aja dulu, ngobrol-ngobrol sama Mama." Ucapnya membuat Naen tersenyum masam.
"Aku kesini mau ketemu kamu, bukan sama Mama kamu."
"Sekali lagi, maaf."
"Kalau gitu aku antar." Mayra menghentikan langkahnya kemudian berbalik badan menatap Naen.
"Gak usah, aku bisa sendiri kok." Ucapnya kemudian berjalan ke arah motor vespa kesayangannya.
Naen hanya bisa menghela napas melihat motor Mayra sudah hampir menjauh. Akhir-akhir ini sikap Mayra memang berubah, kadang Naen bertanya kepada dirinya sendiri, salahnya dimana sampai Mayra berubah seperti itu.
Setelah motor Mayra sudah tak terlihat dari jangkauan matanya, dia menghela napas. Lalu meniup lilin yang tertancap ditengah kue itu.
Kue tart yang ia sudah beli sampai harus mengantri terpaksa ia bawa pulang kembali.
Harapan untuk memakannya bersama Mayra hancur karena Mayra harus pergi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kekasih Impian
Fiksi Remaja"Terkadang kita harus merelakan sesuatu hal bukan karena kita menyerah tapi mengerti bahwa ada hal yang tidak bisa dipaksakan" ••• Emang benar ya kata orang kalo 'kita harus merasakan kehilangan dulu untuk menge...
