Di gerbang utama sekolah Brintar, terlihat seorang gadis yang baru saja turun dari kendaraan beroda empat. Odeline, murid baru yang dari awal masuk sekolah hingga sekarang masih menjadi topik pembicaraan seluruh angkatan disekolah barunya.
"eyyy, our highlights topic of the month akhirnya dateng juga ke sekolah." seorang siswi berjalan mendekati Odel dengan beberapa siswi lainnya.
"hey morning girls," sapa Odel sambil tersenyum pada ketiga siswi lainnya yang tidak lain adalah teman barunya.
"gila Del, lo harus banget ikut kita sore ini buat nonton sparing basket!" seru seorang siswi yang bernama Aldena Maria, atau biasa sering dipanggil Nana.
"Duh, bener-bener seharus itu?" Odel menaikan sebelah alisnya.
"Iya lah wajib, nanti gue jelasin di kelas disini terlalu nutupin jalan orang." Draluna Brima, biasa dipanggil sebagai Luna mengutarakan pendapatnya.
"Eh iya anjir, malah orang-orang ngga ada yang negur kita lagi..., parah sih," jawab Vely yang memiliki nama panjang Briana Velyra
"Ck, ya udah ayok ke kelas dulu!" Odel langsung melangkahkan kakinya tanpa menunggu persetujuan dari ketiga sahabatnya itu.
"Ni bocah selalu dah ninggalin mulu, kampret" omel Vely.
Akhirnya mereka pergi menyusul langkah Odel untuk naik ke kelas mereka.
Setelah melewati 4 jam mata pelajaran mereka semua diberi waktu istirahat.
"Gila ya ni guru ngga cukup apa ngajar 2 jam pelajaran sampe istirahat juga dipake haduh kan kasian baby di perut gue" oceh Vely.
Odel, Luna, dan Nana reflek memukul Vely
"Aduh, apasi lo pada sakit tauu" ringis Vely seraya mengusap kepala dan tangan yang dipukul oleh tiga temannya.
"Ya elo ngada-ngada kalau ngomong" Odel menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabatnya itu.
"Yauda ayo guys ke kantin gw udah laper juga ni" Luna mengajak teman"nya untuk pergi dari tengah lapangan.
Di Kantin.
"Bu nasi ayam rica-rica 4 yaa, sama leci tea nya 4 makasi buu" ujar Odel kepada ibu kantin.
"siap non" balas Bu Dharma pemilik kantin tersebut.
"wuih ada angin apa Del lu mau traktir kita" Nana menyenggol lengan Odel dengan menaik turunkan kedua alisnya.
Odel memutar matanya jengah "enak aja lo pada nanti transfer ke rekening gue, wle" Odel menjulurkan lidahnya kepada teman-temannya itu hingga ia mendapatkan beberapa pukulan di bahu nya "Gila ya lo pada" Odel mendengus kesal.
"Ya lagian elo mematahkan harapan kita" Luna berpura-pura menangis di depan Odel.
"Elah nasi sama ayam rica-rica doang ituu, kalau cimol noh baru gue traktir" Odel berkata sambil tertawa.
"Yeeee, kalau itu mah gue juga bisa beli sendiri" oceh Vely.
mereka terus berbincang sambil mencari tempat duduk untuk mereka bertiga, tidak berapa lama setelah mereka menemukan tempat duduk tersebut pesanan mereka datang.
"Weh kalian tau ngga sih nanti Gralion sama Frision sparing basket loh buat persiapan Brint CUP" Nana bersorak riang.
"Tau Del nonton cowo sendiri sparing apa masalahnya coba, lagian nih ya apa lo rela cowo lo dikasih minuman sama cewe-cewe kegatelan yang ngga tau diri itu??" lanjut Luna.
Odel mendengus pasrah, mendengar apa yang baru saja diucapkan oleh Luna membuatnya kembali berpikir dan ada benarnya juga yang dikatakan oleh Luna, selang beberapa detik ponsel yang berada di genggaman Odel bergetar, dengan segera Odel mengeceknya.
"Oh, wait guys dino call gue" ucap Odel sambil mengambil langkah menjauh dari ketiga sahabatnya.
"Babeeee, please kali iniiii nontonin akuuu tanding donggg masaaa yang ngasih aku minuman cewe lainnn" keluh Gerald.
Odel memutar bola matanya jengah "jadi selama ini kamu terima minuman dari mereka? bagus emang" dengan segera Odel mematikan ponselnya.
Odel bukan tipikal orang yang mudah cemburu namun ia suka kesal dengan tingkah cowonya yang tidak pandai memikirkan kata-kata untuk membujuknya ikut menonton pertandingannya.
"Siapa Del?" tanya Vely.
"Astaga VELYYYYYYY" Odel menangkup kedua pipi Vely lalu menggoyangkan kepalanya ke kanan dan kiri "tadii perasaan gue udah bilangbyang call gue teh si Gerald" oceh Odel.
Tidak lama kemudian datanglah seorang lelaki yang hobinya mencari pusat perhatian yaitu seorang Geraldino beserta ketujuh temannya, saat ia melihat keberadaan Odel yang saat ini sedang menatapnya dengan tatapan tajam ia langsung memasang ekspresi nyengir dan berlali seperti anak kecil menuju Odel, sedangkan ke-tujuh temannya ditinggal begitu saja.
"Gila ye si Gege bisa-bisanya jadi keyak bocah" Elix menggelengkan kepalanya, sambil menyusul ke arah Odel dan teman-temannya.
"ayaaaang ih jangan marahhh" sesampainya Gerald disana ia langsung menyingkirkan Vely yang berada di samping Odel.
"Sinting ya lo Din" omel Vely seraya mengelus lengannya yang sehabis di dorong oleh Gerald.
Gerald memutar badannya dan menatap jengkel ke arah Vely "Udah berapa kali gua bilangin hah? yang manggil gitu cuman boleh Odel doang, inget?" Gerald yang tadinya seperti anak kecil langsung bertindak dan bersuara seperti seorang bos yang memarahi bawahannya.
untungnya mereka semua sudah tidak kaget lagi dengan kelakuan dinosaurus satu ini.
"Ay, aku nggaaa minumm pemberian merekaa, aku terima ajaa ngga ay sumpah kamu boleh tanya nii 7 kurcaci" ucap Gerald yang saat itu juga ke-tujuh temannya sudah berada di sana.
Ucapannya berhasil membuahkan satu tamparan di kepalanya "enak aja lo sableng" omel Tino salah satu temannya.
"Ay benerannnn, jangan marah ke akuuu terus nantii nonton kita tanding yayayaaa" pinta Gerald sembari menggoyangkan lengan Odel, mencubit-cubit pipi Odel yang dibuahkan cubitan di kedua tangannya.
"Aw sakit ay" ringis Gerald.
"Kamu duluan nyubit-nyubit aku, lagian nanti aku nonton kok bareng ni three Musketeers" ucap Odel.
"Ya elah, ngga cowo ngga cewenya sama ajaa" keluh Luna.
akhirnya mereka mengambil dua meja dikantin lalu melanjutkan aktivitas makan mereka, sambil menyaksikan Gerald yang berubah menjadi balita karna tadi ia merengek minta di suapin oleh Odel.
_________
hayiiiii, gw balik lagi gengs wkwk kali ini bukan fanfict lagiiii lohhh
oiyaaaa komen donggg kalian bakalan tertarik atau ngga kalau gw lanjutin cerita ini???
dan boleee kritik sarannyaaa hehe.
kangen kalian semuaaaaaa
KAMU SEDANG MEMBACA
En-Love
Teen FictionOdeline Vrianyx Vley. Hey call me "Odel, or Del." what ever you want to call me it's doesn't matter. So gue itu murid yang baru pindah ke SMA Brintar, karna ya... Otak gue standar gue masuk ke IPS ( XI IPS 3). At there, gue dapet temen yang satu fre...
