"Bahagia itu ketika sebuah impian dapat aku gapai bersama orang-orang yang aku sayang. Terbang bersama-sama, bagai burung-burung dan berkelana mengelilingi dunia bersama kawanannya,"
-Apriel G.-
***
Hari ini hari kelulusanku yang bertepatan dengan hari pertama aku mendapat informasi yang membuatku berteriak senang.
Diterima di SMA yang aku impi-impikan. SMA GARUDA! Tempat dimana cinta Dilan dan Milea hadir. Tempat di mana Milea dan Dilan pertama kali bertemu. Dan tempat di mana aku akan bertemu dengan Dilanku juga.
"Aaa ... Fany ...! Aku akan memberitahunya segera kalau aku berhasil masuk di sana!" teriakku girang.
"Halo Fany! Kamu tau nggak? Aku diterima di SMA Garudaaaaa ...!! Aaa ... aku seneng banget tau!" Aku langsung berjingkrak di tempat seraya berguling di tempat tidur.
Bodo amat deh, mau rusak atau gimana riasanku. Toh wisudanya udah selesai.
"Astagfirulloh--eh, Subhanallah ... Alhamdulillah ... Akhirnya lo bisa sekolah di tempat Dilan dan Milea. Haha ...!" Fany tertawa keras di seberang sana menyambut telpon dariku.
"Hehe ... iya dong. Aku udah kerja keras banget mau masuk sana," curhatku padanya.
"Iya, iya deh yang dapet ranking satu pararel di SMP," ujar Fany menggodaku.
Tiba-tiba aku merasakan pipiku memanas. Kata Fany, ini namanya blushing.
"Oh, iya, Fan. Kamu masuk SMA mana? Jadi ke Jakarta? Nanti aku sama siapa di sini? Kamu masa tega ninggalin aku sendiri. Nanti kalo aku tersesat di SMA baru aku gimana?" tanyaku berbondong-bondong padanya.
Aku baru ingat mau menanyakan Fany akan melanjutkan kemana. Hehe ... maklum aja, aku kesenengan tadi pas dapet info kalo aku lulus tes di SMA Garuda.
"Satu-satu dong nanyanya ... Gua mana bisa jawab kalo lo tanya berbondong gini. Aish!" gerutu Fany diseberang.
"Hehe... maaf, Fany. Kan aku panik kalo nggak ada kamu. Tau sendiri aku orangnya susah berteman," ujarku dengan suara rendah.
"Udah-udah, kok malah melow sih, lo. Tenang aja. Gua nggak jadi ke Jakarta kok, buat temen gua tersayang ini," ucap Fany disertai kekehan dibelakangnya.
"Yeee ... Fany emang the best!" ujarku sambil tersenyum.
"Hahaa... tebak deh gua sekolah di mana," ujar Fany padaku.
Keningku langsung mengerut heran.
"Kok tanya aku, sih. Kan yang sekolah Fany. Aku mana tau?" balasku.
"Ish, lo tuh, ya. Nggak pernah berubah. Masih aja polos!"
Uh, kata itu lagi. Fany sering berkata begitu padaku. Aku nggak tau alasannya apa. Kan emang dia yang sekolah, masa aku yang tau di mana dia sekolah. Fany gimana, sih!?
"Huft. Gua sekolah di SMA Garuda," ujar Fany seraya menghela napas berat.
Aku mengangguk-angguk tanda mengerti. Sedetik kemudian, aku langsung heboh sendiri kala menyadari sesuatu.
"AAAAAAAAAA .... FANY ...!!! KITA SATU SEKOLAH! HOREEE!!!" teriakku lantang.
"Ya Alloh, Apriel! Nggak usah teriak juga kali!" sahut Fany di seberang telpon terdengar kesal.
Aku langsung menyengir lebar. Oh, iya. Kan Fany nggak tau aku nyengir.
"Ya maaf, aku seneng banget tau," balasku masih dengan nada naik beberapa oktaf.
"Oh, ya. Lo masuk jurusan apa, Pril?" tanya Fany diseberang.
"IPS," balasku singkat seraya tersenyum.
"APA?!" Fany berteriak membuatku menjauhkan ponselku seketika dari indra pendengaranku.
"Ih, Fany. Jangan teriak-teriak!" ujarku kesal.
"Sorry, sorry, gua kaget tadi. Gua kira lo bakal milih MIPA. Secara lo kan pinter," ucap Fany diseberang.
Aku menggeleng keras.
"Tidak. Kalo Fany masuk apa?" tanyaku padanya.
"IPS dong ...!! Kan IPS squad santuy. Eaak!" balas Fany senang.
"Fany masuk IPS berapa? Kalo aku masuk IPS 3," ujarku pada Fany seraya mengambil duduk senyaman mungkin.
"Gue IPS 5," balasnya. Aku langsung cemberut.
"Yaah ... nggak sekelas kita," ujatku murung.
"Nggak apa-apa kali. Nanti gua sering-sering main ke kelas lo, deh," ujar Fany.
Sepersekian detik, dia kembali berkata dengan cepat.
"Oh, iya. Kelas kita itu kan berhadapan, Apriel. Jadi kita nggak jauh-jauh amat," ucap Fany padaku.
"Iyakah?" tanyaku meyakinkan.
"Iyalah. Aduuh, gua jadi ikut-ikutan kebegoan lo, kan!" gerutu Fany.
"Fan, nanti kalo kamu punya temen baru, kamu pasti bakal lupain aku," ujarku sedih.
Entah kenapa, aku tiba-tiba saja berpikir begitu. Mengingat aku dan dia tidak sekelas, apalagi Fany orangnya humble dan friendly banget. Pasti gampang dapet temen.
Sedangkan aku? Aku orangnya pendiem, dan susah berinteraksi. Dulu aja aku temenan sama Fany gara-gara tugas kelompok di mana aku sama dia dipasangkan. Dia terus ngajak ngobrol aku sampe aku akhirnya jadi terbiasa sama dia. Awalnya aku canggung, risih, tapi lama-lama aku jadi ngerasa seneng deket sama dia. Dan kita jadi temen deh.
"Tenang aja. Gua bukan tipe orang yang bakal ngelupain temen lamanya kalau ada yang baru. Gua tetep temen lo! Ingat itu. Kita berteman, sekarang dan selamanya," ujar Fany menenangkanku.
"Aaa ... aku sayang Fany deh ...!" ujarku terharu. Aku menyeka sedikit air mataku yang entah kenapa tiba-tiba menetes.
Karena sudah larut malam, aku pun mengakhiri obrolan kami dan beranjak tidur.
"Ya udah, semangat buat besok ya, Fan! udah malem nih, jadi aku tutup dulu telponnya ya. Apalagi aku harus cuci muka dan bersih-bersih dulu!" ujarku pada Fany.
"Iya, iya, ngerti kok gue. Ya udah, good night and see you tomorrow, Apriel! Semangat buat lo juga. Jangan mikirin macem-macem langsung tidur ya!" tukas Fany di seberang telpon.
"Kamu juga, Fan!" sahutku sambil tersenyum sangat lebar. Setelah itu aku segera memutuskan sambungan telpon kami dan meletakkan handphone milikku ke atas nakas, sementara aku berjalan ke meja rias untuk membersihkan riasanku yang belum aku bersihkan.
Setelah ini aku akan mandi sebelum tidur. Tidak enak juga bukan kalau tidak mandi.
"Apriel, semangat untuk besok!" gumamku menyemangati diriku sendiri. By the way, besok adalah hari pertamaku masuk SMA GARUDA.
*****
Hello, Guys! Welcome to my story! Aku berharap kalian semua menikmati ceritaku kali ini. Jangan lupa tekan bintang dan berikan komentar kalian. Terima kasih😗🎉 See you in next part, Beib!
ESTÁS LEYENDO
PHOTOGRAPH [DITERBITKAN]
Novela Juvenil[TERSEDIA DI SHOPEE @zita.star] Part lengkap hanya di versi buku fisik Apriel Greana Anatasya. Gadis 16 tahun yang baru saja masuk SMA yang sudah dia impi-impikan sejak dia di ajak temannya untuk nonton film Dilan di bioskop. Iya, SMA Garuda, Kota B...
![PHOTOGRAPH [DITERBITKAN]](https://img.wattpad.com/cover/281528147-64-k538966.jpg)