Aku putri Meira aqueenna, sebut saja queen yang berusia 20 tahun. Kuliah di salah satu universitas swasta di kotaku, Menempuh pendidikan Diploma Gizi.
Sebenarnya kuliah dengan prodi kesehatan bukan minat ku, tapi keinginan orang tua ku jadi dalam menempuh pendidikan ini aku tidak begitu serius.
Orang tua ku salah satu orang terkenal di kota ini jadi mereka lumayan sibuk sehingga tidak terlalu memperdulikan apa yang di lakukan anak-anaknya termasuk diri ku yang notabenenya anak terakhir dari 4 bersaudara.
Kakak ku sudah pada menikah, sebenarnya menyandang sebagai predikat anak terakhir itu baru ku dapatkan sejak 1 tahun lalu, setelah kecelakaan yang merenggut nyawa adik laki-laki ku, kecelakaan yang mengubah segalanya dalam hidupku.
Aku tidak begitu dekat dengan ketiga kakak perempuan ku, karena sama seperti sifat orang tua ku, ketiga kakak ku juga sangat sibuk bahkan jauh sebelum mereka menikah.
Berbeda dengan ketiga kakak perempuan ku, aku lebih dekat dengan adikku karena kami sering di tinggalkan berdua di rumah.
Aku dan adik ku hanya terpaut 3 tahun sehingga jika bersama dia, pembicaraan kami nyambung. Adik ku juga lebih tinggi di banding aku yang tingginya hanya 150 cm.
Tidak banyak orang yang mengetahui aku Anak keempat dari pasangan Adnan Sulaiman dan Siti Jenar, sehingga aku sangat bebas melakukan apapun yang ku mau tanpa harus memikirkan reputasi keluarga, berbeda dari kakak dan adik ku yang harus berkelakuan baik di mata publik.
Setelah kepergian adik ku, aku memutuskan untuk beli rumah di pusat kota yang berdekatan dengan kampus, yang lumayan jauh dari orang tua ku. Sebenarnya aku memilih rumah yang dekat dengan kampus bukan karena aku ingin kuliah dengan serius tapi itu hanya alasan ku agar bisa keluar dari rumah orang tuaku.
Setelah kepergian adik ku aku merasa kesepian di rumah itu di tambah intensitas kesibukan orang tua ku semakin hari semakin bertambah.
Rumah orang tua ku tidak berada di pusat kota karena mereka menganggap rumah itu tempat istirahat sehingga mereka sengaja membangun rumah impian mereka di pinggir kota yang masih asri dengan pepohonan hijau.
Setelah kepindahan ku ke rumah baru, kakak kedua ku memutuskan untuk tinggal di rumah orang tua ku untuk menemani mama dan papaku katanya ia tidak ingin mama dan papaku kesepian jadi ia memboyong ketiga anak dan suaminya untuk tinggal di rumah orang tua ku.
jika banyak yang mengatakan aku egois ya aku mengakui itu aku memang egois dan keras kepala, tapi aku sangat mendengar apa kata orang tua ku dan sampai saat ini mereka tidak mengekang ku justru aku sangat bebeas melakukan apapun kemauan ku, kecuali satu pendidikan ku yang tetap di atur oleh mereka, tapi bagi aku itu tidak masalah selagi mereka tetap memberikan aku fasilitas mewah yang kuinginkan.
Tentu banyak yang penasaran apa yang mengakibatkan adikku kecelakaan sehingga merenggut nyawanya. Aku tidak begitu tau pasti kejadiannya karena pada saat itu aku sedang di Jakarta mengikuti praktek yang di haruskan semua mahasiswa ikut serta dan kehadirannya harus 100%.
Menurut yang di katakan ketiga kakak ku katanya malam itu adik ku baru pulang dari latihan basket dengan mengendarai motor sport kesayangannya karena sudah larut malam dan dalam keadaan lelah dia kehilangan fokusnya pada saat itu ada mobil Fortuner yang dari arah berlawanan ingin menyelip mobil Avanza di depannya, katanya itu menurut keterangan polisi yang menangani kasus adik ku. Adik ku masih sempat di larikan kerumah sakit namun Tuhan berkehendak lain tuhan lebih menyanyinya.
Yang membuat saya begitu terpukul katanya di perjalanan menuju rumah sakit dia selalu memanggil nama ku, dan sebulan sebelum kepergiannya foto profil dari WhatsAppnya di ganti dengan foto ku, aku gak kepikiran ia akan pergi karena ia memang suka memamerkan foto ku di berbagai akun sosial medianya yang membuat orang bertanya-tanya siapa sosok Perempuan yang sering ia pamerkan.
Malam itu juga aku pulang ke kota ku dengan penerbangan subuh di temani teman ku katanya ia tidak ingin aku pergi sendiri dengan keadaan kacau. Setelah adik ku di kebumikan orang tua ku menyuruh ku kembali ke Jakarta karena mereka tidak ingin aku tidak selesai tepat waktu. Terpaksa aku kembali dengan keadaan yang benar-benar kacau.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Cerita ini hanya dari satu sisi saja yaitu putra Meira aqueenna, author sengaja buat dari satu sisi saja karena terinspirasi dari novel kesayangan pembaca yaitu novel Dilan yang di ceritakan dari sudut pandang Milea, author berharap pembaca novel Aqueenna sebanyak pembaca novel Dilan agar nantinya author dapat membuat novel Aqueenna dari sudut pandang tokoh yang lain😊😊😊
Di doakan ya dan jangan lupa vote, komen dan bagikan. Keritik serta sarana sangat aku hargai karena itu sangat membantu author memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam penulisan plot selanjutnya.
Ohh iya jangan lupa follow Instagram author ya
@rahayuhaeruddin
Author sangat menyayangi kalian para pembaca ❤️❤️❤️❤️
YOU ARE READING
AQUEENNA
Teen FictionMenceritakan tentang seorang gadis cantik dan mempunyai segalanya di masa hidupnya yang bagikan seorang ratu. Kecantikan dan kekuasaan yang ia miliki menjadikannya gadis yang sangat percaya diri dan angkuh terhadap orang yang tidak ia sukai. Namun s...
